Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perjuangan Paul Diuji Lewat Bentangan Gurun Pasir di 'Dune: Part 2'

📅 Minggu, 03 Mar 2024, 18:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perjuangan Paul Diuji Lewat Bentangan Gurun Pasir di 'Dune: Part 2' Doc: ANTARA/Warner Bros
Ket. Penampilan Timothee Chalamet berperan sebagai Paul Atreides ketika mengenakan pakaian khas bangsa Fremen

JAKARTA - Sukses kabur bersama sang ibu dari serangan brutal House Harkonnen dan Sardaukar yang menghancurkan Caladan serta House Atreides, Paul Atreides (Timothee Chalamet) berupaya untuk merebut kekuasaan negerinya kembali.

Sayangnya, anak semata wayang Leto Atreides itu harus berusaha mati-matian berjuang di luasnya gurun pasir demi mendapatkan ilmu bertahan hidup dan diakui oleh bangsa Fremen yang terkenal tertutup dan menjunjung tinggi kepercayaan serta peradaban yang mereka jaga.

Walaupun dirinya selalu mendapatkan bantuan dari Chani (Zendaya), warga Fremen menolak keberadaannya dan sang ibu mentah-mentah bahkan sebelum dirinya menunjukkan kesungguhan niatnya.

Untungnya ada Stilgar (Javier Bardem) yang tanpa mengenal lelah meyakinkan bangsanya untuk menerima keberadaan dan memberi kesempatan pada Paul untuk belajar gaya Fremen bertahan hidup.

Stilgar bahkan berusaha meyakini bangsanya untuk melihat 'mukzizat' yang melekat pada Paul yang dinilainya sebagai nabi yang bernama Lisan Al-Gaib yang telah mereka tunggu sekian ribu purnama. Semua tindakan Paul dinilai untuk membuktikan 'ramalan-ramalan' yang mereka percayai.

Perjalanan Paul sungguh tak mudah, sambil berusaha mati-matian menguasai teknik Fremen menguasai padang pasir, ia juga harus bersabar menghadapi ibunya, Lady Jessica (Rebecca Ferguson) yang justru berambisi mengendalikan bangsa tersebut melalui doktrin agama yang dapat terbilang cukup ekstrem.

Tidak hanya itu, dalam film yang digarap oleh sutradara Denis Villeneuve tersebut Paul harus segera menemukan cara untuk melawan Harkonnen yang semakin maruk menguasai sumber daya berpotensi bernama spice.

Sepanjang diajak melihat pemutaran film Dune: Part 2 untuk pertama kalinya, film tersebut cukup tajam dalam menampilkan perubahan sisi tiap karakternya tanpa melupakan tiap detail masa lalu.

Meski harus diakui awal-awal film menjadi tantangan bagi penonton untuk melanjutkan menonton film tersebut karena alurnya yang cenderung lambat. Namun film yang berdurasi hampir tiga jam tersebut, tetap mampu menghipnotis para penontonnya untuk menikmati konflik naik-turun yang Paul hadapi karena ada beberapa dialog lucu serta penyajian visual yang amat cantik dan mendetail.

Perubahan diri karakter

Kalau pada film pertamanya Paul digambarkan sebagai putra yang masih berada di bawah bayang-bayang ayahnya dan sedikit lemah layaknya anak rumahan, di kesempatan kali ini harus diakui Timothee secara sempurna berhasil menampilkan perubahan besar dalam diri Paul.

Kerasnya keadaan telah menimpa Paul menjadi sosok pemimpin yang tegas, kuat dan mandiri, sebagaimana yang menjadi sifat superhero dalam film bergenre action. Aktingnya benar-benar menonjol, terutama ketika kamera mengambil scene yang menyorot tepat ke arah matanya.

Anda akan melihat kobaran semangat membara di mata Paul yang ingin segera mengalahkan Harkonnen. Belum lagi keterampilan berperangnya yang harus diberi acungan jempol karena tahapan ujiannya yang cukup banyak dan sulit.

Sifat Paul yang paling menonjol dan mendapatkan tepuk tangan keras dari penonton ialah ketika dirinya berhasil membuat Bunda Ketua dari Bene Gesserit merasa takut dan tunduk melalui suaranya yang lantang dan tegas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.