Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Korsel-AS Akan Kembali Gelar Latihan Militer Tahunan

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel-AS Akan Kembali Gelar Latihan Militer Tahunan Doc: AFP/South Korean Defence Ministry
Ket. Latihan “Freedom Shield” l Tentara Korsel turut serta dalam latihan serbuan udara di Jangseong saat digelar latihan militer gabungan tahunan Ulchi Freedom antara Korsel dan AS pada 31 Agustus lalu. Mulai 4 hingga 14 Maret mendatang, Korsel dan AS kembali menggelar latihan militer musim semi tahunan.

SEOUL - Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) akan memulai latihan militer musim semi tahunan mereka pekan depan dengan fokus untuk mencegah potensi penggunaan senjata nuklir oleh Korea Utara (Korut), kata para pejabat pada Rabu (28/2).

Latihan Freedom Shield, yang dijadwalkan akan digelar pada 4-14 Maret, dilakukan ketika Korut terus menguji misil dan sistem senjata lainnya serta mengembangkan kemampuan nuklirnya, dan latihan militer tahunan ini akan menjadi yang pertama sejak Pyongyang membatalkan pakta militer antar-Korea tahun 2018 pada November lalu.

"Latihan tersebut akan berlangsung sulit dan realistis, serta didasarkan pada skenario yang mencerminkan pembelajaran dari konflik baru-baru ini," kata pejabat militer kedua negara dalam sebuah taklimat di Seoul.

"Akan ada 48 putaran pelatihan lapangan gabungan, termasuk serangan udara dan serbuan udara, yang diikuti oleh dua kali lipat jumlah pasukan dari kedua belah pihak dibandingkan tahun lalu," kata Kolonel Lee Sung-jun, juru bicara Kepala Staf Gabungan (JCS) Korsel.

Latihan tersebut terutama dirancang untuk menetralisir ancaman nuklir Korut, termasuk dengan mengidentifikasi dan menyerang misil jelajah, yang menurut Pyongyang dapat membawa hulu ledak nuklir.

"Kedua negara bersama-sama mengembangkan konsep operasi balasan terhadap ancaman nuklir serta misil Korut, dan hal ini akan diterapkan untuk menghalangi dan mencegah penggunaan nuklir mereka lebih lanjut dan kemungkinan penggunaan nuklir mereka," kata Lee.

Skenario serangan nuklir akan diintegrasikan ke dalam latihan musim panas, tambah dia.

Kolonel Isaac Taylor dari Pasukan AS di Korea, mengatakan aset strategis Amerika kemungkinan akan dikerahkan ke semenanjung sejalan dengan praktik di masa lalu, namun tidak menjelaskan lebih lanjut dengan alasan protokol keamanan. Aset strategis Amerika mengacu pada istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan kekuatan nuklir.

Sebelumnya Korut menuding Korsel dan AS telah memicu ketegangan dengan menggelar latihan militer dan menyebutnya sebagai latihan perang nuklir.

Perdagangan Senjata

Pada saat bersamaan juga dilaporkan bahwa Menteri Pertahanan Korsel dan AS telah sepakat untuk menanggapi dengan tegas perdagangan senjata ilegal antara Korut dan Russia.

Menurut Kementerian Pertahanan di Seoul, Menhan Shin Won-sik dan rekannya dari AS, Lloyd Austin, telah mencapai kesepakatan tersebut melalui pembicaraan lewat telepon yang diadakan pada Rabu.

Kedua menteri itu dilaporkan sependapat bahwa peningkatan kerja sama militer antara Russia dan Korut, seperti transfer senjata ilegal, adalah ancaman serius terhadap perdamaian dan stabilitas di Semenanjung Korea dan juga di dunia. Demikian keduanya memutuskan untuk menanggapinya dengan keras dan tegas melalui kerja sama dengan komunitas internasional.ST/KNS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

52 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.