Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harga Minyak Turun, Peningkatan Stok Minyak AS Picu Kekhawatiran Permintaan

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 12:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Minyak Turun, Peningkatan Stok Minyak AS Picu Kekhawatiran Permintaan Doc: CNA/REUTERS/Turar Kazangapov
Ket. Seorang pekerja industri migas berjalan saat pengoperasian rig pengeboran di ladang Zhetybay di wilayah Mangystau, Kazakhstan, 13 November 2023.

TOKYO - Harga minyak mentah turun pada Kamis (29/2) pagi setelah peningkatan stok minyak mentah AS yang lebih besar dari perkiraan memicu kekhawatiran terhadap lambatnya permintaan. Sementara tanda-tanda bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama juga menambah tekanan.

Minyak mentah berjangka Brent turun 22 sen, atau 0,3 persen, menjadi $83,46 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS turun 30 sen, atau 0,4 persen, menjadi $78,24 per barel.

Stok minyak mentah AS meningkat sementara persediaan bensin dan sulingan turun pekan lalu karena kilang minyak berada di bawah posisi terendah musiman karena pemadaman listrik yang direncanakan dan tidak direncanakan, Badan Informasi Energi (EIA) mengatakan pada Rabu (28/2).

Persediaan minyak mentah naik untuk minggu kelima berturut-turut, meningkat sebesar 4,2 juta barel menjadi 447,2 juta barel pada pekan yang berakhir 23 Februari, kata EIA, dibandingkan dengan ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan kenaikan 2,7 juta barel.

"Stok dalam jumlah besar meningkatkan kekhawatiran investor atas perlambatan ekonomi dan berkurangnya permintaan minyak di AS," kata Satoru Yoshida, analis komoditas di Rakuten Securities.

"Antisipasi penundaan penurunan suku bunga AS juga membebani sentimen pasar karena dapat melemahkan permintaan minyak," katanya.

Biaya pinjaman yang tinggi biasanya mengurangi pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak.

Para pedagang mengurangi ekspektasi terhadap penurunan suku bunga AS setelah serangkaian data yang kuat, termasuk indeks harga konsumen dan indeks harga produsen yang panas. Mereka memperkirakan siklus pelonggaran akan dimulai pada bulan Juni, dibandingkan dengan awal tahun 2024 ketika pertaruhan dilakukan pada bulan Maret.

Pelaku pasar kini menunggu indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi AS, yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed, untuk mendapatkan isyarat perdagangan lebih lanjut.

Indeks tersebut, yang akan dirilis pada Kamis, diperkirakan menunjukkan harga naik 0,3 persen secara bulanan di bulan Januari.

Namun, konflik di Timur Tengah diperkirakan akan terus menekan harga minyak, kata Yoshida dari Rakuten.

Hamas mendesak warga Palestina pada Rabu untuk ke Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada awal Ramadhan bulan depan, meningkatkan pertaruhan dalam negosiasi gencatan senjata di Gaza, yang diharapkan oleh Presiden AS Joe Biden akan terjadi pada saat itu.

Namun baik Israel maupun Hamas meremehkan prospek gencatan senjata, dan mediator Qatar mengatakan masalah yang paling kontroversial masih belum terselesaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.