Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Harap Warga Jayapura Lakukan Budi Daya Cabai untuk Cegah Inflasi

📅 Rabu, 28 Feb 2024, 06:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Harap Warga Jayapura Lakukan Budi Daya Cabai untuk Cegah Inflasi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Jayapura
Ket. Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo saat memberikan sambutan pada panen cabai di Kampung Ifala, Distrik Sentani yang dihadiri Pj Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun.

Sentani -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua mengharapkan warga mau berbudi daya cabai untuk mencegah inflasi akibat harga cabai yang sering melonjak di daerah setempat.

"Masyarakat di Kabupaten Jayapura harus mengikuti contoh kebun cabaiyang dikelola oleh kelompok tani di Kampung Ifale ini," kata Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo saat mendampingiPenjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukunmemanen cabai di kebun seluas setengah hektare di Kampung Ifale, Kabupaten Jayapura.

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Sentani, Selasa, Penjabat Bupati Jayapura Triwarno Purnomo mengatakan panen cabai yang dilakukan ini menjadi contoh sebuah lahan tidur mampu diolah menjadi kebun produktif.

Menurut Triwarno, kelompok tani di Kampung Ifale dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang juga dapat meningkatkan pengelolaan hasil kebun seperti cabai, tomat dan lain sebagainya.

"Cabai yang dihasilkan kurang lebih 1.500 kilogram dan ini ketika dijual ke pasar maka akan mempengaruhi harga jual cabai di pasar sentral," ujarnya.

Dia menjelaskan kehadiran Penjabat Gubernur Papua dalam panen cabai menjadi motivasi bagi pemerintah kabupaten dan masyarakat untuk meningkatkan hasil kebun.

"OPD teknis harus mendukung petani terutama asli Papua berupa bibit dan pupuk sehingga mereka bisa memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan yang produktif," katanya.

Dia menambahkan pihaknya telah memerintahkan kepada Dinas Perkebunan dan Peternakan, pemerintah distrik untuk mengalokasikan dana otonomi khusus untuk pemberdayaan salah satunya bantuan benih cabai, sayur, tomat dan ikan.

"Ekonomi masyarakat asli Kabupaten Jayapura perlu didukung dan didorong oleh pemerintah sehingga kesejahteraan mereka terwujud," ujarnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Papua mencatat inflasi pada Januari 2024 sebesar 1,52 persen dan terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumber (IHK) dari 102,30 pada Januari 2023 menjadi 103,85 pada Januari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.