Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mantap, 100 Ribu Ikan Lokal di Anak Sungai Barito

📅 Rabu, 28 Feb 2024, 00:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantap, 100 Ribu Ikan Lokal di Anak Sungai Barito Doc: ANTARA/HO-Dinas Perikanan Tapin
Ket. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tapin menebar bibit ikan lokal di aliran Anak Sungai Barito Kalimantan Selatan, Selasa (27/2/2024).

Tapin - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan menyebarkan 100 ribu bibit ikan lokal di aliran Anak Sungai Barito Kecamatan Candi Laras Selatan sebagai upaya pelestarian.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tapin Parianata mengatakanrestockingatau salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebar di perairan umum dan ini pemberian dari Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan.

"Rinciannya ikan jenis Jelawat sebanyak 25.000 ekor, ikan jenis Kelabau 25.000 ekor dan ikan jenis Papuyu sebanyak 50.000 ekor," ungkapnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Selasa.

Parianata menyebutkan penyebaran bibit ini perlu dilakukan agar kelestarian ikan lokal khas Kalimantan ini tetap terjaga seiring berkurang karena faktor alam ataupun dikonsumsi manusia.

"Penebaran ini untuk kelestarian ikan lokal, di anak Sungai Barito," ujarnya.

Dia mengatakan pengajuan ini adalah inisiatif dari Dinas Perikanan Kabupaten Tapin sejak 2022 lalu dan baru bisa direalisasikan pada 2024.

"Ikan sudah kita taburkan di dua lokasi yakni, di sungai yang ada di Desa Baringin A dan sungai di Muara Muning yang ada di Desa Sungai Rutas," ujarnya.

Parianata mengatakan programrestockingikan lokal ini akan terus digalakkan setiap tahun oleh Dinas Perikanan Kabupaten Tapin.

"Tak terbatas di tingkat kabupaten. Program ini juga akan melibatkan perintah provinsi hingga pusat," ungkapnya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Penjabat Bupati Tapin Provinsi Kalimantan Selatan Syarifuddin membagikan puluhan ribu batang bibit cabai rawit kepada masyarakat sebagai upaya menekan inflasi di daerah.

"Mungkin ini terkesan biasa, namun dampaknya cukup besar dalam peranan menekan inflasi," ujarnya.

Syarifuddin mengatakan bibit cabai rawit ini dibagikan pada saat (musyawarah perencanaan pembangunan) Musrenbang di tingkat kecamatan.

"Harga cabai yang fluktuatif adalah salah satu komoditas yang cukup menjadi pemicu saat inflasi berlangsung," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.