Geopolitik Berdampak Ke Industri Perkebunan
📅 Rabu, 28 Feb 2024, 16:58 WIB | Oleh: Tim RedaksiHal ini sesuai dengan data Kementerian Pertanian yang menyebutkan dalam periode 2017-2020 ada kenaikan luas tanaman sekitar 2017-2020 sebesar 540 ribu hektar dan memperkirakan di tahun 2023 saja akan penambahan terjadi areal TM seluas 260 ribu hektar dari 12,342 juta hektar pada 2022 menjadi 12,602 juta hektar pada 2023.
Ketiga, El Nino yang diperkirakan akan melanda Indonesia, ternyata tidak berpengaruh terhadap produksi tanaman, karena melanda di sebagain besar Indonesia bagian selatan dan konsumsi dalam negeri menunjukkan kenaikan dari 21,24 juta ton pada 2022 menjadi 23,13 juta ton atau kenaikan sekitar 8,90%.
Implementasi kebijakan Biodiesel (B35) yang secara efektif dilakukan pada Juli 2022 meningkatkan konsumsi minyak sawit sebesar 17,68% yakni dari 9,048 juta ton pada 2022 menjadi 10,65 juta ton pada 2023.
"Dengan diimplementasikannya B35, konsumsi biodiesel selama 2023 telah mencapai 10,30 juta ton dan telah melampaui konsumsi untuk pangan dalam negeri,"ungkap Direktur Eksekutif GAPKI
Sebaiknya Anda baca juga:
Ekspor produk CPO dan PKO mengalami penurunan 2,38% dari 33,15 juta ton pada 2022 menjadi 32,21 juta ton pada 2023. Sementara itu ekspor untuk biodiesel dan oleokimia mengalami kenaikan masing -masing sebesar 29 ribu ton dan 395 ribu ton.
Penurunan ekspor yang besar terjadi untuk tujuan EU yakni sebesar 11,6%% dari 4,13 juta ton pada 2022 menjadi 3,70 juta ton pada 2023. Sebaliknya ekspor untuk tujuan Afrika naik sebesar 33% dari 3.183 ribu ton menjadi 4232 ribu ton.
"China naik 23% dari 6.280 ribu ton menjadi 7.736 ribu ton, India naik 8% dari 5.536 ribu ton menjadi 5.966 ribu ton dan USA naik 10% dari 2.276 ribu ton menjadi 2.512 ribu ton," sebut Eddy.
Sebaiknya Anda baca juga:
Turunnya harga rata-rata kelapa sawit selama 2023 dibanding 2023 di pasar Ciff Rotterdam sebesar 28,7%, dimana rata-rata harga pada 2023 adalah 964 USD/ton atau jauh lebih rendah dibanding tahun sebelumnya dengan rata-rata 1.352 USD/ton, menyebabkan penurunan nilai ekspor kelapa sawit Indoensia yang cukup signifikan dari US$ 39,07 miliar pada 2022 menjadi US$ 30,32 miliar pada 2023. Dengan stok awal 2023 sebesar 3,69 juta ton, stok akhir produk CPO dan PKO Indonesia pada 2023 diperkirakan mencapai 3,14 juta ton.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!