Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

INACRAFT 2024 Kembali Digelar, Kali Ini Angkat Alat Musik Tradisional

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 18:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
INACRAFT 2024 Kembali Digelar, Kali Ini Angkat Alat Musik Tradisional Doc: ANTARA/INACRAFT
Ket. Konferensi pers INACRAFT 2024 di Jakarta, Selasa (27/2)

JAKARTA - Pameran kerajinan tangan terbesar dan terlengkap di Asia tenggara, 24th Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT 2024) kembali digelar untuk ke-24 kalinya di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada 28 Februari hingga 3 Maret 2024.

Pameran yang diprakarsai Asosiasi Eksportir dan Pengusaha Handicraft Indonesia (ASEPHI) bekerjasama dengan Mediatama Event itu kini mengangkat hasil kreasi seni dan tradisi budaya Indonesia yang juga menarik, yakni alat musik Tradisi Indonesia.

"INACRAFT kali ini menampilkan alat musik tradisional yang merupakan bagian dari kerajinan tangan khas Indonesia yang belum banyak disadari oleh masyarakat. Alat musik tradisional akan menjadi sorotan utama pada Insight Program tahun ini dalam forum," ujar Ketua Umum BPP ASEPHI, Muchsin Ridjan, melalui rilis pers di Jakarta, Selasa (27/2).

Selain alat musik tradisional yang menjadi sorotan utama, INACRAFT 2024 juga menawarkan ragam produk-produk kerajinan Indonesia, seperti batik, tenun, fesyen dan bordir, sepatu dan perlengkapan perjalanan, perhiasan dan aksesoris, peralatan rumah tangga, cendera mata, produk dekoratif, mainan, dan masih banyak lainnya.

Tak hanya itu, berkolaborasi dengan lembaga internasional World Craft Council Asia Pacific Region (WCC APR), ASEPHI akan menggelar forum diskusi untuk membuka peluang dalam peningkatan mutu produk kerajinan Indonesia, serta mengembangkan potensi kota melalui "World Craft City Network" dan "Craft Sister Cities".

Segudang program lainnya juga tersedia pada pameran ini, seperti gelar wicara, lokakarya, peragaan busana, penampilan hiburan musik, hingga lebih dari 80 kuliner yang menyajikan menu makanan khas Indonesia.

"INACRAFT dirancang untuk mempromosikan produk-produk kerajinan Indonesia, meningkatkan pasar domestik, dan membuka peluang pasar internasional sebagai komoditi eskpor ke mancanegara. Kami akan terus berkontribusi membangkitkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di bidang kerajinan menjadi wadah untuk menampilkan produk lokal yang terbaru dan berkualitas, sekaligus memperluas jejaring serta menambah pengalaman dan edukasi," kata Muchsin.

Tahun ini, pameran INACRAFT diikuti oleh 1.500 UKM yang mengisi 1.066 penyewa dengan 24 island yang terdiri dari 850 anggota ASEPHI, 650 dari non anggota dan peserta binaan Kementerian, BUMN, Dinas/Dekranasda, serta peserta luar negeri yang bertempat di Plenary Hall, seperti dari Uzbekistan, Nepal, Thailand, Malaysia, Korea, Jepang, Polandia, Vietnam, Tiongkok, dan perwakilan negara Asia tenggara lainnya.

INACRAFT 2024 juga memberikan kesempatan promosi khusus untuk perajin dari Palestina dengan memfasilitasi penyewa. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.