Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Presiden Brazil Bolsonaro Unjuk Kekuatan, Kecam Larangan Pemilu

📅 Senin, 26 Feb 2024, 14:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantan Presiden Brazil Bolsonaro Unjuk Kekuatan, Kecam Larangan Pemilu Doc: AFP
Ket. Mantan Presiden Brazil Jair Bolsonaro menggelar aksi turun ke jalan untuk menolak tudingan merancang kudeta.

SAO PAULO - Ribuan warga Brazil turun ke jalan di Sao Paulo pada hari Minggu (25/2) ketika mantan presiden Jair Bolsonaro menunjukkan kekuatan politiknya dan mengecam aturan yang membuatnya dilarang mencalonkan diri dalam pemilu selama delapan tahun.

Di hadapan kerumunan besar pendukungnya di ibu kota ekonomi,Bolsonarokembali membantah tuduhan bahwa ia merencanakan kudeta untuk tetap berkuasa setelah kalah dalam pemilu pada Oktober 2022.

"Apa itu kudeta? Tank di jalanan, senjata, konspirasi. Semua itu tidak terjadi di Brazil," kataBolsonaro, yang paspornya disita polisi saat ia dan orang-orang terdekatnya diinvestigasi.

"Kami tidak bisa menerima suatu otoritas dapat menyingkirkan siapa pun dari panggung politik, kecuali untuk alasan yang adil," katanya.

Pada Juni lalu, pengadilan pemilu melarangBolsonaromencalonkan diri hingga tahun 2030 karena serangannya terhadap sistem pemilu.

Bolsonarojuga menyerukan "amnesti bagi jiwa-jiwa malang yang dipenjara di Brasilia" setelah aksi penyerbuan ke gedung Istana Presiden, Kongres, dan Mahkamah Agung pada Januari 2023 oleh para pengikutnya, yang menuntut campur tangan militer dalam hasil pemilihan.

Mantan perwira militer berusia 68 tahun itu menyebut protes hari Minggu sebagai unjuk rasa dukungan karena persoalan hukumnya makin bertambah setelah ia meninggalkan jabatannya setelah kalah dari Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dalam pemilu lalu.

Mengenakan bendera Brazil berwarna hijau dan kuning, yang diklaimBolsonarosebagai simbol saat menjabat, para pendukungnya memadati Paulista Avenue, salah satu arteri utama di ibu kota ekonomi negara tersebut.

Bolsonaro menegaskan kembali bahwa dia "dianiaya" setelah pemerintahannya pada tahun 2019-2022.

"Saya mencari perdamaian, menghapus masa lalu, dan menemukan cara bagi kita untuk hidup damai," katanya.

Pada tanggal 8 Februari, penyelidik meluncurkan "Operasi Tempus Veritatis" -- "Jam Kebenaran" dalam bahasa Latin -- di mana polisi melakukan penggeledahan dan penyitaan serta menangkap beberapasekutuBolsonaro.

Para penyelidik menuduh Bolsonaromelakukan manuver anti-demokrasi selama berbulan-bulan, termasuk rencana mendiskreditkan sistem pemungutan suara elektronik Brazil dengan kampanye "disinformasi" menjelang pemilu untuk "melegitimasi intervensi militer" jika ia kalah.

Polisi mengatakanBolsonaromengedit rancangan keputusan presiden yang menyatakan keadaan darurat, menyerukan pemilu baru, dan memerintahkan penangkapan Hakim Agung Alexandre de Moraes, ketua Pengadilan Tinggi Pemilu Brazil.

Mereka juga merilis video pertemuan pada Juli 2022 di manaBolsonaroberteriak dan mengumpat memerintahkan para menteri kabinet untuk membantunya mendiskreditkan sistem pemilu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Penyaluran Bantuan Sumur Bor bagi Petani Gowa
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan Paru Anak
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Luar Negeri
Iran Ancam Anggap Musuh Sia...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.