Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penjabat Gubernur Jatim Komitmen untuk Memperkuat Akuntabilitas dan Transparansi Keuangan

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 05:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penjabat Gubernur Jatim Komitmen untuk Memperkuat Akuntabilitas dan Transparansi Keuangan Doc: ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim
Ket. Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (kanan) menyampaikan pemaparan saat menerima audiensi para pejabat dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (23/2/2024).

Surabaya - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur (Jatim) Adhy Karyono menegaskan komitmen untuk terus memperkuat akuntabilitas dan transparansi keuangan, utamanya di wilayah provinsi yang dipimpinnya.

Dia menyampaikan dua poin penting berkaitan dengan penggunaan dan penghematan anggaran yang selama ini dilakukan di Jatim.

"Pertama adalah memprioritaskan percepatan realisasi program," katanya saat menerima audiensi para pejabat dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat

Menurutnya sering ditemukan di berbagai wilayah ketika anggaran program diberikan lebih banyak habis untuk koordinasi dibanding langsung merealisasikan program.

"Anggarannya turun, rapat dulu, koordinasi dulu, akhirnya anggarannya banyak habis di koordinasi. Hal-hal seperti ini yang kami ubah," ujarnya.

Karenanya Pj Gubernur Adhy mengimbau perlu perencanaan program yang matang.

"Saat program telah dibuat, selanjutnya bukan menyusun anggaran melainkan kerangka lembaganya. Jadi fokus pada prioritas program dan perannya. Setelah itu kerangka lembaga dan terakhir baru kerangka anggaran. Dengan begitu anggarannya bisa disederhanakan," tuturnya.

AdhyKaryono mencontohkan program stunting, yang mana kalau semua lembaga bersama-sama bersinergi maka anggarannya pasti besar.

"Kalau punya kerangka lembaganya,tahu dinas-dinas mana saja yang cocok dan punya peran. Sehingga jelas aliran anggarannya berapa dan kemana saja," katanya, menambahkan.

Poin kedua, lanjut Adhy, adalah menyelaraskan program daerah dengan pusat.

"Kalau programnya selaras, pemerintah daerah akan memiliki sumber anggaran lain selain APBD. Setiap kementerian punya program. Kalau jeli, bisa menyelaraskan perencanaan pusat dan daerah. Kita bisa sharing anggaran 50 persen dan akhirnya menghemat APBD," ucapya.

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Adhy menyatakan Pemerintah Provinsi Jatim akan selalu mendukung dan membantu setiap upaya yang dilakukan oleh BPKP, khususnya berkaitan dengan transparansi keuangan.

"Kami selalu siap data maupun informasi terkait pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan maupun BPKP. Apapun itu akan kami dukung dan bilamana ada perbaikan maka kami akan perbaiki," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Tiongkok Luncurkan Satelit ...
Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.