Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Berita Duka, Enam Petugas Pemilu dan Linmas di NTT Dilaporkan Meninggal Dunia

📅 Sabtu, 24 Feb 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Duka, Enam Petugas Pemilu dan Linmas di NTT Dilaporkan Meninggal Dunia Doc: ANTARA/Kornelis Kaha
Ket. Arsip - Linmas dan petugas memikul kotak suara menuju TPS di wilayah perbatasan Indonesa-Timor Leste pada Pemilu 2019 lalu.

Kupang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur melaporkan sebanyak enam petugas penyelenggara pemilu dan seorang anggota perlindungan masyarakat (linmas) meninggal dunia usai mengawal suksesnya pesta demokrasi pada 14 Februari lalu.

"Sampai saat ini ada tujuh orang yang meninggal dunia, enam di antaranya adalah penyelenggara pemilu," kata Ketua KPU NTT Jemris Fointuna di Kupang, Jumat malam.

Dia merincienam penyelenggara pemilu yang meninggal itu yakni dua orang Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan tiga orang anggota panitia pemungutan suara (PPS).

Disamping itu juga ada satu orang yang bertugas sebagai panitia pemilihan kecamatan (PPK) serta seorang anggota linmas dikabarkan meninggal dunia.

Dia menyebutkan, dua penyelenggara pemilu yang meninggal dari PPS itu adalahAloysius Demo (57), Ketua PPSDesa Golo Nderu, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur. Aloysius Demo dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (22/2).

Kemudian anggota PPS Kelurahan Welai Timur, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor atas nama Esra Grenigel Langare (20) meninggal pada Rabu (21/2) di RSUD KalabahiAlor.

Kemudian Yohanes Baptista Atalawan Hayon (41) petugas PPK Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (20/2) malam di RSUD Hendrik Fernandes Larantuka.

Tiga petugas KPPS yang meninggal yakni Ketua KPPS di TPS 07 Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka bernama Marselina Hoar.

Kemudian petugas KPPS di TPS 03 Desa Bauho, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu,Antonio Silva Maia (54), dan anggota KPPS di Kabupaten Alor bernama Luther Manetlang (51) yang meninggal Kamis (15/2) atau sehari setelah melaksanakan tugas di Pemilu 2024.

Sementara seorang anggota linmas yang meninggal bernama Petrus Be Kono dari Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Jemris mengatakan bahwa dari enam petugas penyelenggara pemilu yang meninggal dunia, baru satu orang yang sudah menerima dana kompensasi, sementara sisanya masih dalam proses.

Ia mengatakan bahwa selain yang meninggal dunia, kini juga ada sekitar 198 orang petugas penyelenggara pemilu serta linmas yang dilaporkan sakit dan sedang dalam perawatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...
Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.