Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tumbuhkan Ekonomi Hijau, Bank BTPN Sediakan Produk ESG Deposit

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 20:27 WIB | Oleh:
Tumbuhkan Ekonomi Hijau, Bank BTPN Sediakan Produk ESG Deposit Doc: istimewa
Ket. Head of Wholesale Commercial and Transaction Banking Bank BTPN, Nathan Christianto

JAKARTA- Konsep ekonomi hijau tengah menjadi salah satu perhatian utama pemerintah Republik Indonesia dalam menumbuhkan ekonomi secara berkelanjutan.Untukmendukung visi tersebut PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN), berkomitmen untukterus berupaya untuk membawa perubahan yang berarti dalam mencapai targetnet zero emissionmelalui beragam solusi keuangan berkelanjutan.

"Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan dengan menyediakan inovasi produk ESG Deposit bagi para nasabah korporasi Bank BTPN," kataHead of Wholesale Commercial and Transaction Banking Bank BTPN, Nathan Christianto, melalui keterangan tertulis Kamis (22/2).

ESG Deposits adalah solusi simpanan inovatif untuk bisnis. Hal ini memungkinkan nasabah untuk menempatkan kelebihan likuiditas bisnis ke dalam deposito berjangka yang memperhitungkan kriteria LST. Dengan cara ini, nasabah juga turut berkontribusi pada proyek pembangunan berkelanjutan, secara aktif menunjukkan komitmen terhadap lingkungan rendah karbon dan berkelanjutan.

Sebagai bank universal, Bank BTPN secara konsisten membawa pertumbuhan yang berarti bagi seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. Untuk itu,perusahaan inimenghadirkan solusi keuangan yang berdampak positif dan dapat membantu mencapai keberlanjutan bisnis di Indonesia, salah satunya dengan memungkinkan para nasabah korporasi untuk bertransisi menuju ekonomi hijau melalui instrumen keuangan ESG Deposit.

"Solusi keuangan ini merupakan bagian dari program perusahaan dalam mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam penerapan keuangan berkelanjutan dan mencapai target pengurangan emisi karbon sebesar 31,89 persen pada tahun 2030,"ungkapnya.

ESG Deposit tak hanya menawarkan instrumen keuangan dengan imbal hasil yang optimal bagi para nasabah korporasi, namun juga membantu mereka merealisasikan inisiatif berkelanjutan perusahaan melalui produk deposito yang dialokasikan secara strategis pada inisiatif, proyek, dan kegiatan-kegiatan yang berkontribusi dalam mendukung kegiatan pembangunan berkelanjutan dalam koridorEnvironmental, Social,danGovernance(ESG).

Untuk bergabung dalam ESG Deposit ini, para mitra dan nasabah korporasi dapat menginvestasikan dana dimulai dari 1 juta dollarAStau setara dengan sekitar 15,5 miliarrupiah. Dengan jangka waktu yang fleksibel yaitu dari 20 hari hingga 1 tahun.ESG Depositini berbasis setoran tetap dengan pilihan mata uang rupiah dandollar AS.

Penggunaan dana dariESG Depositnantinya akan dipergunakan untuk pendanaan inisiatif, proyek, dan kegiatan keberlanjutan baru dan sudah ada yang perlu didanai dan sesuai dengan kaidah yang diatur pada kerangka kerja ESG Deposit. Hal inisecara transparan dapat diakses oleh nasabah.

"Untuk mengevaluasi pendanaan yang memiliki dampak sosial terdapat beberapa indikator yang harus dipenuhi, seperti penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan dan sistem pangan berkelanjutan, infrastruktur dasar yang terjangkau, dan lain-lain" tambah Nathan.

Sejak diperkenalkan pada akhir 2023,Bank BTPN telah mulai menerima penempatan ESG Deposit dari beberapa korporasi ternama ternama seperti PT Mitsubishi Krama Yudha Motors & Manufacturing, PT Senayan Trikarya Sempana, dan PT Abadi Tambah Mulia Internasional. Animo positif tersebut dinilai sejalan dengan meningkatnya kesadaran korporasi di Indonesia akan pentingnya fokus pada praktik bisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Pembiayaan Berkelanjutan

Selain menyediakan ESG Deposit, Bank BTPN juga secara proaktif memberikan dampak positif pada sosial dan lingkungan melalui portofolio pembiayaan berkelanjutan yang terdiversifikasi. Bank BTPN telah mengucurkan pembiayaan berkelanjutan sebesar 13,74 triliunrupiahsampai akhir Desember 2023.

Pembiayaan yang telah dikucurkanmeliputi investasi hijau,green loanatau pinjaman hijau, pinjaman sosial, serta reksadana pinjaman terkait keberlanjutan ESG untuk berbagai kegiatan bisnis berkelanjutan dengan klasifikasi yang telah ditentukan dalam POJK 51. Dengan demikian, Bank BTPN mampu memberikan solusi yang luas bagi para nasabah dalam mewujudkan upaya-upaya menuju ekonomi rendah karbon dan menciptakan kehidupan yang lebih bermakna bagi semua.

"Sebagai penggerak perubahan, Bank BTPN akan terus mengedepankan prinsip ramah lingkungan di setiap penawaran produk keuangan dan operasional bisnisnya. Bank BTPN meyakini bahwa upaya keberlanjutan berperan penting dalam mendorong kesejahteraan ekonomi dan menentukan kualitas hidup generasi yang akan datang," tutup Nathan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.