Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pahala: Pers Berperan Edukasi Warga demi Capai Indonesia Emas 2045

📅 Kamis, 22 Feb 2024, 06:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pahala: Pers Berperan Edukasi Warga demi Capai Indonesia Emas 2045 Doc: Antara/Galih Pradipta
Ket. Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Pahala Nugraha Mansury.

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Pahala Nugraha Mansury, mengatakan insan pers memiliki peran untuk memberikan berbagai edukasi kepada warga negara demi mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Dia mengatakan di tengah kondisi multi polaritas berbagai negara dunia, pers berperan untuk membentuk opini dengan informasi yang tepat, akurat, dan benar.

"Pers dan media perlu memberikan informasi dan edukasi, tren, dan juga bagaimana Indonesia bisa terus meningkatkan perannya di tengah-tengah persaingan multi polaritas," kata Pahala saat kegiatan Konvensi Nasional Media Massa dalam rangka Hari Pers Nasional di Jakarta, Senin (19/2).

Menurut Pahala, upaya pemerintah yang ingin meningkatkan investasi internasional perlu dibangun seiring dengan publik yang telah memiliki wawasan, maka dari itu diseminasi informasi terkait hal tersebut menjadi penting, diantaranya publik perlu memiliki edukasi terkait upaya hilirisasi dan pengembangan industri yang memiliki nilai tambah.

"Pers dapat mendukung upaya diplomasi Indonesia dalam hal memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai strategi kebijakan luar negeri Indonesia," kata dia.

Selain itu, menurut dia, pers juga bisa membentuk dan mempromosikan citra positif Indonesia sehingga dapat memainkan peranan di tingkat kawasan maupun global. Dalam hal ini, menurutnya Indonesia memiliki agenda global yakni untuk mendorong negara-negara berkembang agar bisa melakukan hilirisasi sumber daya.

"Untuk memastikan bahwa kita boleh melakukan pengembangan proses kekayaan alam kita, untuk bisa memastikan dunia internasional bisa menerima hal tersebut," kata Wamenlu.

Pahala juga mengatakan saat ini kondisi dunia global mengalami multi polaritas. Menurutnya rivalitas negara adidaya itu memperluas pengaruhnya hingga memunculkan negara-negara yang memiliki kekuatan baru.

"Indonesia juga terus menyerukan pentingnya mendengarkan suara dari negara berkembang, atau yang biasa dikenal sebagai global south countries," kata dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.