BI: Neraca Pembayaran Indonesia 2023 Surplus 6,3 Miliar Dollar AS
📅 Kamis, 22 Feb 2024, 17:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak.
JAKARTA - Neraca pembayaran Indonesia (NPI) keseluruhan pada 2023 membukukan surplus sebesar 6,3 miliar dollar AS, meningkat dari tahun sebelumnya yang mencatat surplus 4 miliar dollar AS, terutama didukung kuatnya kinerja transaksi modal dan finansial.
"Perkembangan NPI secara keseluruhan tahun 2023 menunjukkan ketahanan sektor eksternal yang tetap kuat di tengah masih tingginya ketidakpastian ekonomi global," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono di Jakarta, Kamis (21/2).
Transaksi berjalan tahun 2023 mencatat defisit yang terkendali sebesar 1,6 miliar dollar AS atau 0,1 persen dari produk domestik bruto (PDB), setelah membukukan surplus sebesar 13,2 miliar dollar AS atau 1 persen dari PDB pada 2022.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Perkembangan ini dipengaruhi oleh penurunan surplus neraca perdagangan barang, seiring kondisi perlambatan ekonomi global dan penurunan harga komoditas, serta permintaan domestik yang kuat," ujar Erwin.
Di sisi lain, defisit neraca jasa berkurang sejalan dengan kenaikan jumlah wisatawan mancanegara seiring pemulihan sektor pariwisata yang terus berlangsung.
Transaksi modal dan finansial tahun 2023 mencatat perbaikan signifikan dengan membukukan surplus 8,7 miliar dollar AS, dibandingkan dengan defisit 8,7 miliar dollar AS pada 2022, ditopang oleh surplus investasi langsung dan investasi portofolio di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.
Sebaiknya Anda baca juga:
Posisi cadangan devisa pada akhir Desember 2023 naik mencapai 146,4 miliar dollar AS dari 137,2 miliar dollar AS pada akhir Desember 2022.
Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor dan utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
Ke depan, Bank Indonesia senantiasa mencermati dinamika perekonomian global yang dapat memengaruhi prospek NPI dan terus memperkuat respons bauran kebijakan yang didukung sinergi kebijakan yang erat dengan pemerintah dan otoritas terkait guna memperkuat ketahanan sektor eksternal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!