Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal bocah usia 8 tahun yang taklukkan grandmaster catur

📅 Rabu, 21 Feb 2024, 21:30 WIB | Oleh:
Mengenal bocah usia 8 tahun yang taklukkan grandmaster catur Doc: AFP/JEFF PACHOUD
Ket. Foto arsip - Suadan kejuaran catur di Prancis di L’Alpe d’Huez pada 25 Agustus 2023.

Jakarta - Ashwath Kaushik yang masih berusia delapan tahun enam bulan 11 hari membuat sejarah pada Minggu pekan lalu dengan menjadi pecatur termuda sepanjang masa yang mengalahkan seorang pecatur bergelar grandmaster.

Kaushik menggulingkan grandmaster Polandia berusia 37 tahun, Jacek Stopa, dalam Burgdorfer Stadthaus Open di Swiss, akhir pekan lalu.

Keberhasilan bocah ajaib ini dalam mengalahkan grandmaster yang hampir lima kali usianya itu telah memecahkan rekor dunia pecatur termuda yang mengalahkan seorang grandmaster.

Sebelum ini pecatur paling muda yang mengalahkan seorang grandmaster adalah Leonid Ivanovic dari Serbia.

Namun, anak kelahiran India itu lahir lima bulan setelah Ivanovic, sehingga memungkinkan dia untuk mengklaim rekor tersebut.

Sama-sama berusia delapan tahun, umur Kaushik dan Ivanovic hanya berselisih lima bulan. Kaushik lebih muda lima bulan.

MenurutChess.com, dalam laporannya pada Rabu, Kaushik memenangkan tiga medali emas Kejuaraan Muda U-8 Asia Timur pada 2022 dalam usia enam tahun.

Dalam tahun yang sama bocah ini juga menjadi Juara Dunia Cepat U-8.



Chess.comjuga menyebutkan si bocah ajaib menghabiskan waktu tujuh jam setiap hari untuk bermain catur.

Meski lahir di India, Ashwath Kaushik menghabiskan enam tahun terakhir hidupnya di Singapura.

"Dia belajar sendiri, bermain bersama kakek-neneknya," kata sang ayahKaushik Sriramyang mengaku heran karena keluarganya tak ada yang menggeluti catur.

"Saya bangga dengan permainan saya dan cara saya bermain, terutama karena saya sempat lebih buruk pada satu titik tetapi dari situ bangkit lagi," kata Ashwath kepada Chess.com setelah mengalahkan Jacek Stopa.

Namun bocah ajaib ini harus puas menuntaskan turnamen di Swiss itu pada posisi ke-12 setelah kalah dari Master Internasional Harry Grieve.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

32 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

35 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

57 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.