Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peran Bulog dalam Stabilisasi Harga Beras

📅 Selasa, 20 Feb 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peran Bulog dalam Stabilisasi Harga Beras Doc: ANTARA/ASEP FATHULRAHMAN
Ket. JOKO BUDI SANTOSO Peneliti Senior PPKE FEB Universitas Brawijaya - Bulog dapat kembali memperkuat stok beras dengan menyerap lebih banyak saat musim panen.

MALANG - Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi, mengatakan salah satu penyebab adanya kelangkaan dan mahalnya harga beras yang hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia, dipicu akibat naiknya harga gabah di semua sentra produksi.

Terhitung dari awal tahun hingga bulan kedua Februari ini Bulog sudah menggelontorkan puluhan ribu ton beras Operasi Pasar demi menjaga harga beras di pasaran agar tidak terjadi lonjakan.

Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi (PPKE) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya menyatakan keberadaan Perum Bulog memiliki peran penting untuk stabilisasi harga beras yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan.

Seperti dikutip dari Antara, peneliti senior PPKE FEB Universitas Brawijaya, Joko Budi Santoso, di Kota Malang, Jawa Timur, Senin (19/2), berpendapat dalam jangka pendek, pemerintah melalui Perum Bulog harus meningkatkan pasokan komoditas tersebut di pasar rakyat melalui operasi pasar terbuka.

"Karena cadangan Bulog sekitar 1,4 juga ton beras dan cukup untuk program stabilisasi harga beras," kata Joko Budi.

Joko Budi menjelaskan setelah melakukan operasi pasar terbuka yang diharapkan mampu menekan harga komoditas penting itu, Perum Bulog juga harus mampu memperkuat stok beras dengan melakukan penyerapan saat musim panen raya pada Maret 2024.

Menurutnya, penguatan serapan beras dari tingkat petani oleh Perum Bulog tersebut perlu dilakukan untuk menjaga stabilitas harga khususnya pada saat memasuki bulan Ramadan dan menjelang perayaan Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Bulog dapat kembali memperkuat stok beras dengan menyerap lebih banyak saat musim panen. Hal ini perlu dilakukan untuk stabilisasi harga pada Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri," katanya.

Ia menambahkan, program yang bisa diperkuat adalah dengan melanjutkan modernisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas, meningkatkan realisasi food estate, diversifikasi pangan, dan penguatan ketahanan pangan keluarga melalui urban farming.

"Selain itu juga pemanfaatan lahan pekarangan untuk pangan lestari," tuturnya.

Kenaikan harga beras yang terjadi selama beberapa waktu tersebut, lanjutnya, diperkirakan terjadi akibat cuaca ekstrem pada 2023 yang memberikan dampak terhadap produksi. Selain itu, sejumlah negara juga membatasi ekspor komoditas tersebut.

"Situasi ini ditambah dengan peningkatan daya beli masyarakat karena gelontoran bansos dan dana kampanye pileg maupun pilpres. Fluktuasi harga beras dan sejumlah komoditas pangan ini diperkirakan akan normal kembali pada Maret seiring dengan musim panen padi," tambahnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga rata-rata beras kualitas premium di Jawa Timur pada awal Januari tercatat sebesar 13.884 rupiah per kilogram, dan kemudian naik menjadi 15.055 rupiah per kilogram pada pertengahan Februari 2024.

Terus Pantau

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.