Bartolomeu Dias, Penjelajah Spanyol Penemu Tanjung Harapan
📅 Selasa, 20 Feb 2024, 06:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Wikimedia
Raja Joao II dari Portugis membiayai ekspedisi untuk menemukan India dengan menunjuk Bartolomeu Dias. Menyusuri pantai barat Afrika, ia menemukan ujung benua sebagai pembuka jalur ke perdagangan rempah-rempah yang diberi nama Tanjung Harapan.
Bartolomeu Dias juga disebut Bartholomeus Diaz dalam bahasa Inggris, adalah seorang navigator Portugis. Pada 1488, ia menemukan rute laut menuju India, sebuah tempat yang menjadi pusat perdagangan rempah-rempah kala itu.
Rute yang disebut dengan Cabo da Tormentosa atau Tanjung Badai di sekitar ujung selatan Afrika. Di sini ia menemukan angin pasat tenggara dan barat di barat dan selatan Afrika Selatan, sehingga membentuk sistem angin bagi mereka yang berlayar setelahnya.
Raja Joao II dari Portugis membiayai ekspedisi Dias kemudian mengganti nama Tanjung Badai menjadi Cabo da Boa Esperança atau Tanjung Harapan. Dias mengambil bagian dalam ekspedisi Cabral yang menemukan Brasil, tetapi kapal Dias tenggelam saat terjadi badai.
Dias sampai sekarang dikenal sebagai pelaut pertama yang mengitari Tanjung Harapan. Untuk menuju India, sebelumnya orang Fenisia, Mesir, Yunani, Arab, Tiongkok, dan India mereka semua melakukan perjalanan menyusuri pesisir barat dan timur Afrika.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelayaran Dias ke India penuh dengan konsekuensi karena tidak hanya semata membuka jalur laut ke Hindia, namun juga membuka jalan bagi kontak antara Eropa, Afrika, dan Timur, sehingga memperluas wilayah pengaruh Portugis.
Dia sebenarnya memiliki catatan lengkap tentang perjalanan yang dilakukan. Sayang informasi awal tentang pelayaran Dias terbatas karena semua catatan perjalanannya musnah ketika kastil Sao Jorge, tempat penyimpanannya, mengalami kebakaran setelah terjadi gempa bumi Lisbon pada 1755.
Namun, para sejarawan telah merekonstruksi cerita dari kronik-kronik yang ditulis pada abad ke-16. Dari peta-peta yang hampir kontemporer, dan dari pilar-pilar batu dan padrao atau prasasti yang didirikan para penjelajah di tanjung sepanjang pantai Afrika selama pelayaran mereka, dan dari alur-alur kuno.
Buku rute Duarte Pacheco Pereira sangat berguna dalam hal ini. Pereira menulis Esmeraldo de Sito Orbis, di mana dia mencatat petualangannya sendiri di pantai Guinea. Ia menulis berdasarkan pengalaman langsung karena Dias menyelamatkannya pada 1488 dalam perjalanan pulang setelah ditemukannya Tanjung Harapan.
Skuadron tiga kapal Dias berangkat dari Sungai Tagus di bawah Lisbon pada Agustus 1487. Raja Portugis ingin mereka mencari jalan ke India untuk berdagang. Untuk mengisi kembali perbekalan sebelum melakukan perjalanan ke luar Kongo, skuadron itu mengunjungi Sao Jorge de Mina, benteng Portugis di Gold Coast.
Mereka mendarat di pantai Namibia yang tandus pada Desember, dan di pantai Angola memindahkan perbekalan dari gudang dan mengangkat sauh bersama awak sementara yang terdiri dari sembilan orang.
Di luar Cape Cross, mereka berlayar mendekati pantai. Diperkirakan mereka mencapai Golfo da Conceicao (Teluk Walvis) pada 8 Desember, di mana kemungkinan besar mereka berlabuh. Berlayar ke selatan di sepanjang pantai Namaqualand, mereka menamai Teluk St Thomas (Spencer Bay) dan Angra das Voltas (Luderitz).
Selanjutnya mereka menyusuri pantai yang tidak ramah dengan berlayar ke Golfo de Santo Estevao (Teluk Elizabeth). Berkeliling selama beberapa hari tanpa melihat daratan, tanpa disadari mereka mengitari Tanjung Harapan pada akhir Januari 1488. Saat menyusuri pantai selatan, mereka sampai di muara Gourits di mana mereka melihat suku Khoikhoi sedang menggembalakan ternak mereka yang bertanduk lebar.
Suku Khoikhoi, juga dikenal sebagai suku Khoi, Khoekhoe, atau Khoisan, adalah sekelompok masyarakat adat di Afrika barat daya, terutama di Afrika Selatan dan Namibia. Di tempat mereka menggembala terdapat sungai yang kemudian diberi nama Rio dos Vacqueiros atau Sungai Para Penggembala Sapi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!