Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Utara Hapus Gambar Semenanjung Korea

📅 Senin, 19 Feb 2024, 16:44 WIB | Oleh:
Korea Utara Hapus Gambar Semenanjung Korea Doc: ANTARA/KCNA/via Xinhua
Ket. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

SEOUL - Korea Utara telah menghapus gambar Semenanjung Korea dari berbagai situs utamanya setelah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyebut Korea Selatan sebagai musuh utama.

KimJong-un juga sudah bertekad untuk tidak mengupayakan penyatuan dengan Korea Selatan.

Gambar Semenanjung Korea yang terbagi menjadi daerah Korea Utara dan Korea Selatan itu terlihat telah dihapus dari bagian atas situs Perdagangan Luar Negeri Korea Utara, sebuah situs yang dibuat untuk mempromosikan perdagangan Korea Utara dan menarik investasi.

Peta Semenanjung Korea berwarna merah yang sebelumnya menjadi ikon dari laman penerbit berbahasa asing yakni Publications of the DPRK.

DPRKitu sendiri adalah nama resmi dari Korea Utara, yang merupakan singkatan dari bahasa Inggris untuk Republik Demokratik Rakyat Korea.

Tindakan penghapusan Semenanjung Korea yang dinilai menjadi lambang unifikasi kedua negara itu merupakan perwujudan dari pernyataan Kim Jong-un yang menyerukan revisi konstitusi negara pada pertemuan penting parlemen pada Januari lalu.

Kim meminta negaranya mendefinisikan Korea Selatan sebagai musuh utama dan seteru inti yang tak dapat diubah, serta menyusun komitmen untuk menekanwilayah Korea Selatan jika terjadi perang.

Sebelumnya pada Januari, stasiun penyiaran milik pemerintah Korea Utara menayangkan peta yang hanya menyoroti bagian utara Semenanjung Korea dengan warna merah, sebuah langkah yang dipandang sebagai upaya menghilangkan referensi terhadap unifikasi.

Kemudian pada pekan lalu, stasiun penyiaran Jepang NHK melaporkan bahwa Korea Utara telah menghapus frasa yang melambangkan Korea bersatu dari lirik lagu kebangsaannya.

Lirik yang diunggah di situs Kementerian Luar Negeri Korea Utara itu tidak memuat kalimatsamcehonriyang berarti tiga ribu mil yang mengacu pada panjang seluruh wilayah Semenanjung Korea, atau berarti sekitar 1.200 kilometer yang terbentang dari ujung utara Korea Utara ke pulau resor selatan,Jeju.

Menanggapi penghapusan lirik tersebut, Kementerian Unifikasi Seoul pada Jumat (16/2) menyuarakan penyesalan atas kebijakan Korea Utara itu dan menyesalkan langkah tersebut sebagai tindakan yang tidak nasionalis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.