Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gandhi Fernando Kembali Kepakan Sayap di Film Layar Lebar

📅 Jumat, 16 Feb 2024, 19:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gandhi Fernando Kembali Kepakan Sayap di Film Layar Lebar Doc: ANTARA/Sinergi Pictures
Ket. Gandhi Fernando  

JAKARTA - Seorang Aktor multitalenta Gandhi Fernando kembali ke industri layar lebar dengan menjadi seorang produser sekaligus aktor pada film horor berjudul Lampir, setelah terakhir kali membintangi film berjudul Mantan yang rilis tahun 2017 silam.

Gandhi pun menyebut bahwa dirinya kembali terjun karena ingin sekali menggarap film yang diangkat dari salah satu tokoh iblis paling ikonik pada era '90-an, yaitu Mak Lampir.

"Aku merasa sangat terhormat karena bisa kembali lagi menjadi produser film layar lebar setelah 7 tahun lamanya, dan bisa memperkenalkan kembali karakter ikonik Mak Lampir ini di era modern kepada generasi muda," kata Gandhi dalam pernyataan tertulis, Jumat (16/2).

Gandhi yang juga ikut membintangi film tersebut dan berperan sebagai Robi, yakni sahabat paling dekat dengan Wendy (Jolene Marie) dan Angga (Rory Asyari). Namun, Robi pun sedang memiliki hubungan yang tak baik dengan sahabatnya, Rizki (Ge Pamungkas) karena suatu masalah yang mereka rahasiakan.

Gandhi menjelaskan soal tantangan ketika kembali berakting usai rehat.

"Jujur saya cukup deg-degan, apalagi saya harus memecah kepala sebagai seorang produser juga. Tapi untungnya, dengan jajaran pemain yang begitu supportif, ditambah lingkungan kerja yang positif, ruang kerja aku sebagai produser dan aktor tidak berantakan sama sekali. Aku bisa mengerjakan dua role saya di film ini dengan sangat baik dan maksimal, berkat dukungan semuanya," jelas dia.

Tak hanya menjadi produser dan pemain saja film ini, Gandhi ternyata juga ikut menjadi co-writer. Ia mengaku sudah memiliki cerita film ini sejak dulu, hingga akhirnya dapat ia realisasikan pada tahun ini bersama Kenny Gulardi sebagai sutradara.

"Dari dulu aku selalu suka dengan karakter Mak Lampir. Ia memiliki tawa yang khas dan latar belakang kisah yang menarik. Maka, dari 10 tahun yang lalu, aku sendiri sudah punya cerita film ini yang akhirnya dapat direalisasikan dan saya sempurnakan bersama Kenny," ujar dia.

Film Lampir menceritakan tentang Wendy dan Angga yang akan menikah, akhirnya mengajak beberapa teman mereka untuk membantu pemotretan foto pre-wedding mereka di sebuah villa.

Namun ternyata, rencana mereka berubah menjadi mimpi buruk yang mengerikan karena di villa tersebut telah dihuni oleh Mak Lampir yang menanti kedatangan mereka demi mendapatkan makanan yang dapat mempercantik dirinya.

Adapun, Film tersebut ikut dibintangi oleh Jolene Marie, Rory Asyari, Gandhi Fernando, Ardina Rasti, Hana Saraswati, Ge Pamungkas, Sheila Salsabila, Arthur Tobing, Ravi Septrian, Gesya Shandy, Alm. Yayu Unru dan banyak lagi.

Film yang juga menjadi hasil kolaborasi produksi antara Vision+ dengan Creator Pictures dan Sinergi Pictures tersebut telah tayang dan dapat disaksikan di seluruh bioskop tanah air. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.