Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen PBB Mengecam Belanja Senjata Global di Tengah Masalah Iklim

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Sekjen PBB Mengecam Belanja Senjata Global di Tengah Masalah Iklim Doc: ISTIMEWA
Ket. Antonio Guterres, Sekjen PBB

NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, pada Selasa (13/2), menyesalkan penekanan yang diberikan oleh beberapa negara pada belanja militer dengan mengorbankan kebijakan untuk mengatasi pemanasan global dan kelaparan.

"Sungguh menyedihkan melihat pemerintah mengeluarkan banyak uang untuk persenjataan, sementara anggaran untuk ketahanan pangan, aksi iklim, dan pembangunan berkelanjutan yang lebih luas kekurangan anggaran," kata Guterres pada pertemuan Dewan Keamanan PBB mengenai hubungan antara krisis pangan, iklim, dan konflik.

Seperti dikutip dari The Straits Times, Guterres mengatakan banyak negara bisa memutus hubungan mematikan antara kelaparan, kekacauan iklim, dan konflik.

"Mereka dapat meredam ancaman yang ditimbulkannya terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Tanpa tindakan, situasinya akan memburuk," katanya, seraya menyerukan agar PBB bertindak dengan kebijakan yang mengatasi bersama-sama ketiga masalah tersebut.

Kerawanan Pangan

Guterres mengatakan konflik semakin banyak. Krisis iklim akan semakin parah karena emisi yang terus meningkat. Kerawanan pangan akut semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Sementara itu, Ketua Bidang Iklim PBB, Simon Stiell, menekankan keterkaitan antara ketiga masalah, yaitu ketahanan pangan, aksi iklim, dan pembangunan berkelanjutan. Dia mengatakan kepada Dewan bahwa jika digabungkan, ketiga masalah tersebut menghancurkan.

"Tidak ada ketahanan nasional tanpa ketahanan pangan, dan tidak akan ada ketahanan pangan tanpa peningkatan tindakan untuk menghentikan perubahan iklim," katanya.

"Jika pemanasan terus berlanjut, produksi pangan akan menurun di banyak negara. Di negara lain, hanya sedikit yang tumbuh sama sekali. Kekurangan pangan, lonjakan harga, dan kelaparan mungkin terjadi. Tanpa aksi iklim, hal tersebut hampir pasti terjadi."

Untuk menggambarkan hubungan fatal antara pemanasan global, pertanian, dan konflik, beberapa pembicara menyoroti sengketa penggunaan lahan di Afrika Barat dan Tengah antara penggembala nomaden, yang terkadang berpindah dari satu negara ke negara lain, dan petani yang menetap.

"Perubahan iklim serta tekanan lingkungan dan keamanan telah mengubah rute migrasi ini," kata wakil Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian PBB, Beth Bechdol, mengutip negara-negara seperti Burkina Faso, Mali, dan Niger.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.