Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemungutan di Ciawi dan Jonggol Ditunda

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemungutan di Ciawi dan Jonggol Ditunda Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Ketua KPU Kabupaten Bogor Muhammad Adi Kurnia.

BOGOR - Insiden kertas suara yang tertukar membuat pemungutan di Kecamatan Ciawi dan Jonggol ditunda. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor memutuskan menunda Pemilihan Umum (Pemilu) untuk DPRD kabupaten. "Benar tertukar, tapi DPRD kabupaten saja. Rekomendasi Bawaslu untuk diberhentikan pemungutan suaranya," ungkap Ketua KPU Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia di Cibinong, Bogor, Rabu.

Karena, kertas suara jenis Pemilihan DPRD Kabupaten dari daerah pemilihan II yang semestinya didistribusikan ke beberapa TPS di Kecamatan Jonggol, tapi didistribusikan ke sejumlah TPS di Kecamatan Ciawi yang merupakan dapil III. Begitu sebaliknya. Adi menjelaskan, KPU bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor segera menggelar rapat untuk menyikapi kertas suara tertukar dan merumuskan pelaksanaan pemungutan suara susulan.

"Kita pastikan pekan ini pemungutan suara susulan. Itu hari Sabtu atau Minggu," jelas Adi. Bawaslu Kabupaten Bogor juga menemukan sejumlah surat suara jenis pemilihan presiden (Pilpres) sudah dicoblos di Desa Bojongkulur, Gunungputri, Bogor.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bogor, Irvan Firmansyah, mengungkapkan peristiwa itu terjadi di TPS 54 Desa Bojongkulur. Di TPS tersebut terdapat delapan kertas suara telah tercoblos di bagian pasangan calon Capres/Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ia menjelaskan, ada dua pemilih menerima kertas suara yang sudah dicoblos. Kemudian, keduanya menukar kertas suara itu dengan yang baru. Namun, kertas suara yang baru pun sudah dicoblos. Maka, proses pemilihan dihentikan sementara.

"Kemudian dilakukan pengecekan seluruh surat suara, ditemukan lah sisanya empat kertas suara lagi. Jadi, ada delapan surat suara dicoblos," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.