Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Hari Ini, Hujan Mengguyur Mayoritas Wilayah Indonesia

📅 Kamis, 15 Feb 2024, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Hari Ini, Hujan Mengguyur Mayoritas Wilayah Indonesia Doc: ANTARA/WAHYU PUTRO A
Ket. Ilustrasi: Warga menembus hujan di jalan Merdeka Selatan, Jakarta.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan akan mengguyur mayoritas wilayah Indonesia pada Kamis (15/2) ini.

Melalui laman web resmi www.bmkg.go.id di Jakarta, Kamis (15/2), BMKG menyebut hujan dengan disertai petir bakal mengguyur sejumlah wilayah seperti Banda Aceh, Padang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Bandar Lampung, Bandung, dan Banjarmasin, pada hari ini.

Sementara sejumlah wilayah lainnya seperti Palembang, Pekanbaru, dan Serang bakal diguyur hujan dengan intensitas sedang. Adapun hujan dengan intensitas ringan diprakirakan turun di Medan, Semarang, Mataram, Mamuju, dan Makassar pada hari ini.

Kemudian cuaca berawan diprakirakan meliputi sejumlah wilayah seperti DKI Jakarta, Denpasar, Pontianak, Palangkaraya, Kendari, Kupang, dan Manokwari. Selain itu cuaca berawan dengan awan yang lebih tebal diprakirakan akan terjadi di Jayapura.



Selain itu cuaca cerah berawan diprakirakan terjadi di beberapa wilayah seperti Yogyakarta, Surabaya, Gorontalo, Samarinda, Tarakan, Manado, Ambon, dan Ternate.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai adanya potensi hujan disertai kilat dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyatakan upaya kesiapsiagaan cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi harus ditingkatkan.

Hal tersebut lantaran hasil analisa cuaca menunjukkan setidaknya hingga periode 15 Februari 2024 curah hujan tinggi rata-rata berkisar 150 mm hingga 300 mm dan berpotensi lebih dari itu.

"Informasi ini hasil pengamatan saintifik, maka mesti direspons dengan semangat meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi oleh semua pihak untuk meminimalisir risiko dampak bencana," kata Guswanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Nasional
Duka Gempa NTT Sampai ke Am...
Luar Negeri
Kematian Arsitek Ekonomi Zh...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Kondisi Terkini Pascagempa NTT: 9.290 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.