Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi di Masa Tenang

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 05:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diimbau Tak Mudah Terprovokasi di Masa Tenang Doc: ANTARA/Nur Imansyah
Ket. Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Gita Ariadi (tengah) didampingi Kapolda NTB Irjen Polisi Umar Faroq (kiri), Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda (kanan) dan Forkopimda NTB saat memberikan keterangan pers usai Rakor Pemilu 2024 bersama Forkopimda NTB di Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Senin (12/2/2024).

Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mengimbau semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana teduh dan menghindari provokasi di masa tenang Pemilu 14 Pebruari 2024.

"Tentu di masa tenang ini mari kita menciptakan suasana teduh, tidak memprovokasi atau justru gencar dengan menyebar kabar hoaks," kata Penjabat Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi seusai Rakor Pemilu 2024 bersama Forkopimda NTB di Pendopo Gubernur NTB di Mataram, Senin.

Ia mengatakan esensi pemilu yang akan dilaksanakan pada 14 Pebruari 2024 mestinya disambut dengan riang gembira dengan hati yang tenang dan penuh rasa persaudaraan.

"Silahkan masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) memberikan hak suaranya dengan riang gembira dan penuh rasa persaudaraan," ujarnya.

Menurutnya, di masa tenang ini penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu bersama pemerintah daerah sudah bekerja, terutama melakukan pemantauan dan strerilisasi alat peraga kampanye (APK) di jalur-jalur protokol dan menyisir tempat terdalam untuk memastikan APK sudah tidak ada.

"Sesungguhnya masa tenang ini sudah steril dari berbagai kegiatan kampanye, tapi di media sosial dengan kemajuan teknologi kita masih terkendala untuk menghapusnya," terang Gita Ariadi.

Rakor Pemilu 2024 ini dihadiri Kapolda NTB, Irjen Polisi Umar Faroq, Danrem 162 Wira Bhakti, Brigjen TNI Agus Bhakti, Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda, Ketua KPU NTB Muhammad Khuwailid, Ketua Bawaslu NTB Itratif, Penjabat Sekda NTB Ibnu Salim, dan unsur Forkpoimda NTB lainnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB, Muhammad Khuwailid juga mengajak masyarakat untuk menjaga kedamaian dan menghindari ketegangan di masa tenang menjelang pemungutan suara pemilu yang akan berlangsung pada 14 Februari 2024.

"Pada prinsipnya pemilu ini harus dilaksanakan riang gembira bukan dengan relasi yang penuh ketegangan," ujarnya.

Ia menegaskan sebagai penyelenggara pemilu, KPU bersama Bawaslu, pada prinsipnya juga sama bahwa semangat pemilu ini adalah riang gembira.

"Kita ingin melaksanakan pemilu ini dengan riang gembira. Tapi proses riang gembira itu tidak mengurangi substansi dan prinsip kita menghadapi pemilu," ujarnya.

Menurut dia, peletakan nilai filosofis pemilu secara sederhana merupakan peletakan kedaulatan rakyat. Sehingga, peran serta dan partisipasi masyarakat yang harus digalang.

"Artinya partisipasi-nya betul-betul masuk dalam partisipasi yang substansi bukan pada partisipasi yang sifatnya transaksional," terang Khuwailid.

Oleh karena itu, memasuki masa tenang hingga nanti pemungutan suara masyarakat bisa memberikan hak suaranya bukan karena mendapatkan insentif berupa materi atau uang.

"Inilah yang ingin kita wujudkan dalam Pemilu 2024," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.