Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: Spesies Hewan yang Bermigrasi Terancam Punah

📅 Selasa, 13 Feb 2024, 00:01 WIB | Oleh:

"Ada kesenjangan besar yang kini kami identifikasi dan memerlukan tindakan," katanya.

Laporan tersebut, yang disusun oleh Pusat Pemantauan Konservasi Dunia UNEP, menemukan selama tiga dekade terakhir, 70 spesies yang terdaftar dalam CMS menjadi semakin terancam, termasuk elang stepa, burung hering mesir, dan unta liar.

Hanya 14 spesies yang kini memiliki status konservasi yang lebih baik, termasuk paus biru dan paus bungkuk serta elang laut ekor putih. "Dari 158 mamalia yang terdaftar dalam konvensi tersebut, 40 persennya terancam punah secara global," kata laporan tersebut.

Sementara itu hampir semua atau 97 persen dari 58 spesies ikan yang terdaftar, menghadapi risiko kepunahan yang tinggi, termasuk hiu migran, pari, dan ikan sturgeon.

Lebih dari 960 spesies burung terdaftar di CMS dan meskipun hanya 14 persen yang dinilai terancam, penulis menekankan jumlah ini masih berjumlah sekitar 134 spesies.

Laporan tersebut juga menemukan 399 spesies yang bermigrasi, termasuk elang laut, hiu darat, dan ikan pari, dikategorikan sebagai terancam atau hampir terancam tetapi belum terdaftar dalam CMS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemerintah Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Kreatif Indonesia

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Rupiah Rentan Melemah, 3 Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Rizky

Ekonomi
Rupiah Rentan Melemah, 3 Ag...
Daerah
Menhub Tinjau Langsung Evak...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.