Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bawaslu Sleman Gunakan 'Crane' untuk Turunkan APK

📅 Senin, 12 Feb 2024, 16:20 WIB | Oleh:
Bawaslu Sleman Gunakan 'Crane' untuk Turunkan APK Doc: ANTARA/HO-Bawaslu Sleman.
Ket. Bawaslu bersama Satpol PP Kabupaten Sleman menggunakan alat berat "crane" untuk turunkan APK kontestan Pemilu 2024 berbentuk billboard yang tidak diturunkan sendiri oleh pemiliknya pada masa tenang saat ini, Senin (12/2).

SLEMAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta harus mengerahkan alat berat "crane" untuk melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) pada hari kedua masa tenang Pemilu 2024.

"Hari kedua masa tenang, kami bersama Satpol PP baru mengerahkan 'crane' untuk pembersihan APK berupa 'billboard' atau baliho berukuran besar yang masih terpasang," kata Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman Arjuna Al Ichsan Siregar di Sleman, Senin.

Menurut dia, pihaknya berkomitmen agar selama masa tenang hingga hari pemungutan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari seluruh wilayah sudah steril dari APK.

"Kami sebelumnya juga sudah mengimbau kepada kontestan Pemilu 2024 untuk menurunkan atau melepas sendiri APK miliknya, namun ternyata kondisi di lapangan masih banyak APK yang belum diturunkan terutama yang berbentuk baliho besar," katanya.

Ia mengatakan, untuk mempercepat proses stabilisasi APK tersebut maka pihaknya bersama dengan Satpol PP Sleman menggunakan "crane" milik Pemkab Sleman yang biasa digunakan untuk penanganan lampu penerangan jalan umum (LPJU).

"Kami memang cukup kewalahan untuk menurunkan APK kontestan pemilu. Selain karena banyaknya APK yang tidak diturunkan sendiri oleh pemiliknya, juga terkendala dengan terbatasnya personel yang menertibkan di lapangan," katanya.

Arjuna mengatakan, selain itu banyaknya APK yang dipasang di tempat tinggi termasuk di pohon-pohon juga cukup menyulitkan pihaknya dalam melakukan penertiban.

"Apalagi 'crane' yang digunakan juga terbatas, dan personel dari Bawaslu maupun Satpol PP Sleman juga terbatas," katanya.

Ia mengimbau kembali agar para kontestan Pemilu 2024 yang memasang APK dan sampai saat ini belum diturunkan, agar segera dapat menurunkan secara mandiri dan benar-benar mematuhi aturan selama masa tenang.

"Apalagi gudang Bawaslu Sleman hampir penuh, dan sementara APK hasil penertiban sementara disimpan di kapanewon (kecamatan)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.