Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Studi: Polusi Berisiko Memperburuk Kelangkaan Air Global

📅 Jumat, 09 Feb 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Studi: Polusi Berisiko Memperburuk Kelangkaan Air Global Doc: ISTIMEWA
Ket. limbah plastik I Aktivitas manusia mengeluarkan sejumlah besar nitrogen, patogen, bahan kimia, dan limbah plastik ke dalam sistem air.

PARIS - Para peneliti pada Selasa (6/2), memperingatkan, kelangkaan air dapat berdampak pada tiga miliar lebih banyak orang dibandingkan perkiraan sebelumnya pada pertengahan abad ini, dengan meningkatnya polusi yang menjadikan sumber sungai tidak aman bagi manusia dan satwa liar.

Dikutip dariThe Straits Times, panel ilmu iklim PBB mengatakan sekitar separuh populasi dunia saat ini menghadapi kelangkaan air yang parah setidaknya selama satu bulan dalam setahun dan memperingatkan dampak pemanasan global dan meningkatnya permintaan merupakan risiko utama terhadap pasokan global.

Namun penelitian baru yang dilakukan oleh para ilmuwan di Jerman dan Belanda menemukan jika polusi nitrogen yang berbahaya diperhitungkan, jumlah wilayah yang dianggap mengalami kelangkaan air akan meningkat secara dramatis.

"Secara umum, masyarakat lebih khawatir tentang kelangkaan air, apakah Anda punya cukup air. Tetapi saya juga melihat polusi air menjadi isu yang semakin penting yang membuat air tidak aman untuk digunakan oleh alam dan manusia," kata penulis utama Mengru Wang, dari Wageningen University & Research.

ktivitas manusia mengeluarkan sejumlah besar nitrogen, patogen, bahan kimia, dan plastik ke dalam sistem air. Nitrogen, khususnya dari pupuk pertanian, berkontribusi terhadap pertumbuhan alga yang dapat menyumbat saluran air, mengancam kehidupan laut, dan menurunkan kualitas air.

Studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications ini menganalisis daerah aliran sungai di seluruh dunia, yang merupakan sumber utama air minum dan pusat kegiatan perkotaan dan ekonomi.

Kelangkaan Air

Berdasarkan pemodelan komputer yang dilakukan oleh penulis, jumlah sub Daerah Aliran Sungai (DAS), unit-unit kecil di wilayah sungai, yang menghadapi kelangkaan air yang parah adalah dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya pada tahun 2010 dan bisa menjadi lebih buruk lagi dalam beberapa dekade mendatang.

Mereka memperkirakan pada tahun 2010, 2.517 sub-DAS di dunia menghadapi kelangkaan air, ketika dampak polusi nitrogen terhadap kualitas air diperhitungkan, dibandingkan dengan hanya 984 sub-DAS yang dihitung berdasarkan penilaian konvensional berdasarkan kuantitas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...

El Clasico Jadi Laga Superman Kontra Batman

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
El Clasico Jadi Laga Superm...

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.