Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Houthi Lancarkan Serangan Baru ke Kapal Dagang AS dan Inggris di Laut Merah

📅 Rabu, 07 Feb 2024, 12:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Houthi Lancarkan Serangan Baru ke Kapal Dagang AS dan Inggris di Laut Merah Doc: Al Monitor
Ket. Kapal kargo Galaxy Leader.

DUBAI - Kelompok Houthi Yaman meluncurkan enam rudal ke arah dua kapal dagang pada Selasa (6/2), menyebabkan kerusakan ringan pada salah satu kapal, kata militer AS.

Peluncuran rudal tersebut terjadi tiga hari setelah pasukan AS dan Inggris melancarkan gelombang serangan udara terhadap kelompok Houthi yang didukung Iran - gelombang ketiga aksi militer gabungan mereka sebagai respons atas serangan terus-menerus Houthi terhadap kapal-kapal pelayaran.

"Militan Houthi yang didukung Iran menembakkan enam rudal balistik anti-kapal (ASBM) dari wilayah Yaman yang dikuasai Houthi menuju Laut Merah Selatan dan Teluk Aden", kata Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan.

Tiga dari rudal tersebut ditujukan ke MV Star Nasia, sebuah kapal curah berbendera Kepulauan Marshall yang dimiliki dan dioperasikan oleh Yunani, kata komando militer.

"MV Star Nasia melaporkan ledakan di dekat kapal yang menyebabkan kerusakan ringan tetapi tidak ada korban luka", sementara rudal kedua mendarat di dekatnya, dan rudal ketiga ditembak jatuh oleh kapal perusak AS, kata CENTCOM.

Tiga rudal lainnya tampaknya ditujukan ke MV Morning Tide, kapal kargo milik Inggris berbendera Barbados, namun meledak di Laut Merah tanpa menimbulkan kerusakan.

Kelompok Houthi sebelumnya mengatakan menyerang kapal-kapal AS dan Inggris dalam dua serangan di Laut Merah - yang terbaru dari puluhan insiden yang mengganggu pelayaran global.

Kelompok yang didukung Iran, yang menguasai sebagian besar negara yang dilanda perang tersebut, telah mengganggu pelayaran dalam sebuah kampanye yang mereka katakan sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina dalam perang Israel-Hamas.

Juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan serangan pertama pada hari Selasa "menargetkan kapal Amerika Star Nasia, sementara serangan lainnya menargetkan kapal Inggris Morning Tide".

Gangguan Perdagangan

Kelompok Houthi "akan melakukan lebih banyak operasi militer terhadap semua sasaran musuh Amerika-Inggris" untuk membela diri, kata Saree memperingatkan di X (Twitter).

Kementerian Kelautan Pedagang Yunani mengatakan Star Nasia mengalami kerusakan material namun lambung kapal tampaknya tidak rusak dan tidak ada korban luka yang dilaporkan di antara awak kapal Filipina.

Menurut Pentagon, kelompok Houthi telah menyerang atau mengancam kapal komersial lebih dari 40 kali sejak 19 November.

Dalam serangan helikopter hari itu, kelompok Houthi menangkap Galaxy Leader, sebuah kapal kargo yang terkait dengan Israel, dan 25 awak internasionalnya, yang mencakup setidaknya dua warga negara Bulgaria.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.