Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panen Ikan Bawal, Nelayan Diingatkan untuk Kelola Hasil Penjualan dengan Baik

📅 Minggu, 04 Feb 2024, 05:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panen Ikan Bawal, Nelayan Diingatkan untuk Kelola Hasil Penjualan dengan Baik Doc: ANTARA/HO-Dokumen istimewa DKP
Ket. Kondisi TPI Trisik Kulon Progo yang dipenuhi ikan bawal tangkapan nelayan.

Kulon Progo - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengingatkan nelayan setempat mengelola dana hasil penjualan ikan dengan baik seiring hasil tangkapan bawal putih dalam beberapa minggu terakhir yang melimpah.

Kepala DKP Kulon Progo Trenggono di Kulon Progo, Sabtu (3/2), mengatakan beberapa hari minggu terakhir, nelayan sepanjang panta selatan menangkap ikan bawal.

Hal ini sudah mulai terlihat di TPI Trisik, TPI Bugel, TPI Karangwuni dan TPI Congot.

"Panen ikan bawal diharapkan dapat meningkatkan pendapatan nelayan. Kami berpesan kelola uang dengan baik, sehingga saat paceklik ikan memiliki tabungan yang cukup," kata Trenggono.

Ia mengatakan tangkapan ikan yang banyak dan memiliki harga yang tinggi adalah harapan dari nelayan saat melaut.

Hasil tangkapan ikan dari nelayan dapat terlihat di tempat pelelangan ikan (TPI) di mana hasil tangkapan akan dilelang kepada sejumlah tengkulak.

TPI Trisik melelang sekitar 32 kg ikan bawal per hari. Adanya ikan bawal ini membuat nelayan lebih semangat dalam melaut, karena jenis ikan ini menjadi harapan dari nelayan mengingat harganya yang lumayan tinggi.

"Tingginya hasil tangkapan ikan dapat memenuhi target pendapatan dari retribusi tempat pelelangan ikan DKP Kabupaten Kulon Progo," katanya.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Kulon Progo Wakhid Purwosubiyantoro mengatakan DKP Kulon Progo berharap nelayan mampu mengelola pengeluaran dari pendapatan hasil penangkapan secara bijaksana.

"Hasil tangkapan ikan tidak menentu. Jenis ikan yang ditangkap juga berbeda-beda. Kami berharap dengan tangkapan ikan bawal yang memiliki nilai jual tinggi, nelayan bijak mengelola uang hasil penjualan ikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.