Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 46 Orang, Presiden Umumkan Keadaan Darurat

📅 Minggu, 04 Feb 2024, 08:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 46 Orang, Presiden Umumkan Keadaan Darurat Doc: AFP/Javier TORRES
Ket. Presiden Chile Gabriel Boric mengumumkan keadaan darurat ketika kebakaran meluas hingga wilayah tengah dan selatan negara itu.

VINA DEL MAR - Kebakaran hutan di Chile menewaskan sedikitnya 46 orang, kata para pejabat pada Sabtu (3/2), menyebabkan banyak mayat berserakan di jalan, rumah-rumah musnah dilalap api yang terus menyebar.

Presiden Gabriel Boric menetapkan keadaan darurat di bagian tengah dan selatan negara itu, karena kondisi kering dan suhu yang melonjak hingga 40 derajat Celcius memperburuk krisis.

"Ada 40 orang tewas dalam kebakaran, dan enam lainnya (meninggal dunia) akibat luka bakar," kata Boric, usai meninjau wilayah terdampak melalui helikopter, Sabtu sore.

"Kami tahu (jumlah) ini akan meningkat," tambahnya.

Setelah penerbangan ia berjanji, "Kami akan berada di sana sebagai pemerintah untuk membantu mereka bangkit kembali."

Asap abu-abu tebal menyelimuti kawasan Vina del Mar di kawasan wisata Valparaiso, di sepanjang garis pantai tengah Chile, memaksa warga untuk mengungsi.

Pihak berwenang memberlakukan jam malam mulai pukul 9 malam pada hari Sabtu, untuk memungkinkan pasokan darurat - terutama bahan bakar - ke daerah terdampak. Perintah evakuasi baru telah dikeluarkan, meskipun masih belum jelas berapa banyak orang yang telah diminta untuk mengungsi.

Sebelumnya pada hari Sabtu, Menteri Dalam Negeri Carolina Toha mengatakan telah terjadi 92 kebakaran hingga siang hari, dengan 43.000 hektare terbakar di seluruh negeri. Petugas pemadam kebakaran masih berjuang memadamkan 29 kobaran api pada sore hari, sementara 40 kobaran api telah berhasil dikendalikan.

Di lereng bukit sekitar kota pesisir Vina del Mar, seluruh blok rumah terbakar dalam semalam, wartawan AFP melihat pada Sabtu pagi, ketika ribuan orang yang sebelumnya dievakuasi dan mendapati rumah mereka hancur.

Beberapa korban tewas terlihat tergeletak di jalan, ditutupi selimut.

Daerah yang berjarak sekitar 1,5 jam barat laut ibu kota Santiago, merupakan tujuan wisata populer selama bulan-bulan musim panas. Wilayah pesisir juga penting bagi industri anggur, pertanian, dan penebangan kayu di negara ini.

Di kota Estrella dan Navidad, barat daya ibu kota, kebakaran menghanguskan hampir 30 rumah, dan memaksa evakuasi di dekat resor selancar Pichilemu.

"Saya belum pernah melihat yang seperti ini," kata Yvonne Guzman (63), kepada AFP. Ketika api mulai membakar rumahnya di Quilpue, dia melarikan diri bersama ibunya yang sudah lanjut usia, namun terjebak kemacetan selama berjam-jam.

"Ini sangat menyedihkan, karena kami sudah mengevakuasi rumah tetapi kami tidak bisa bergerak maju. Ada banyak orang yang mencoba keluar dan tidak bisa bergerak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Luar Negeri
Jepang Gunakan Sistem AI da...
Luar Negeri
Uni Eropa Blokir Total Impo...
Advertisement
Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

Menteri Pertanian Puji SGC yang Sudah Banyak Berbuat untuk Negara.

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.