Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS dan Inggris Kembali Serang Puluhan Sasaran Houthi di Yaman

📅 Minggu, 04 Feb 2024, 09:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
AS dan Inggris Kembali Serang Puluhan Sasaran Houthi di Yaman Doc: BBC
Ket. Militer Inggris dan AS melancarkan serangan gabungan putaran ketiga terhadap Houthi di Yaman.

WASHINGTON - Amerika Serikat dan Inggris menyerang puluhan sasaran Houthi di Yaman pada Sabtu (3/2) sebagai tanggapan atas serangan berulang kali terhadap pelayaran yang telah mengganggu perdagangan global dan membahayakan nyawa.

Serangan udara gabungan di Yaman terjadi sehari setelah gelombang serangan sepihak Amerika terhadap sasaran terkait Iran di Irak dan Suriah yang dilakukan sebagai tanggapan atas pembunuhan tiga tentara AS di Yordania pada 28 Januari.

Ini adalah ketiga kalinya pasukan Inggris dan Amerika bersama-sama menargetkan Houthi, dan Amerika Serikat juga melancarkan serangkaian serangan udara terhadap mereka, namun serangan kelompok itu terus berlanjut.

Serangan terbaru tersebut mengenai "36 sasaran Houthi di 13 lokasi di Yaman sebagai respons terhadap serangan Houthi yang terus berlanjut terhadap pelayaran internasional dan komersial serta kapal angkatan laut yang transit di Laut Merah," Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara lain yang memberikan dukungan untuk serangan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan serangan itu "dimaksudkan untuk mengganggu dan menurunkan kemampuan milisi Houthi yang didukung Iran yang melakukan serangan sembrono dan mengganggu stabilitas."

"Pasukan koalisi menargetkan 13 lokasi yang terkait dengan fasilitas penyimpanan senjata, sistem dan peluncur rudal, sistem pertahanan udara, dan radar yang terkubur dalam milik Houthi," katanya dalam sebuah pernyataan.

Baik Austin maupun pernyataan bersama tidak mengidentifikasi tempat-tempat spesifik yang terkena serangan, namun televisi Al-Massirah milik Houthi mengatakan Sanaa dan lokasi lain menjadi sasaran.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pesawat tempur Royal Air Force Typhoon menyerang sasaran termasuk dua stasiun kendali darat yang digunakan untuk mengoperasikan drone penyerang dan pengintai.

Pasukan AS pada Sabtu pagi secara terpisah melakukan serangan terhadap enam rudal anti-kapal Houthi yang "siap diluncurkan terhadap kapal-kapal di Laut Merah," kata Komando Pusat (CENTCOM).

Komando militer juga mengatakan pada Sabtu, pasukan AS menembak jatuh delapan drone di dan dekat Yaman sehari sebelumnya dan menghancurkan empat drone lainnya sebelum dapat diluncurkan.

Kelompok Houthi mulai menargetkan pengiriman Laut Merah pada bulan November. Mereka mengatakan menyerang kapal-kapal yang terkait dengan Israel untuk mendukung warga Palestina di Gaza, yang telah dirusak oleh perang Israel-Hamas.

Pasukan Amerika dan Inggris membalas dengan serangan terhadap kelompok Houthi, yang sejak itu menyatakan kepentingan Amerika dan Inggris sebagai sasaran yang sah juga.

Juru bicara Huthi Nasr al-Din Amer mengatakan setelah serangan hari Sabtu itu bahwa "entah ada perdamaian bagi kami, Palestina dan Gaza, atau tidak ada perdamaian dan keamanan bagi Anda di wilayah kami. Kami akan menghadapi eskalasi dengan eskalasi," tulisnya di media sosial.

Sementara itu, sumber-sumber diplomatik mengatakan Dewan Keamanan PBB akan bersidang pada hari Senin (5/2), setelah Rusia menyerukan digelar pertemuan "mengenai ancaman terhadap perdamaian dan keselamatan yang disebabkan oleh serangan AS terhadap Suriah dan Irak."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.