Gelembung Ekonomi akibat Kredit ke Properti Mulai Pecah
📅 Kamis, 01 Feb 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Peranan UMKM itu sangat penting terhadap perekonomian dan menyerap banyak tenaga kerja," tegas Awan.
Sebelumnya, pakar ekonomi dari Universitas Airlangga, Nugroho Sasikirono, mengatakan permintaan produk properti didorong oleh motif konsumsi dan investasi telah berdampak pada kenaikan harga properti.
Fenomena peningkatan permintaan itu sering kali tidak disertai dengan peningkatan kapasitas keuangan calon pembeli. Untuk itu, perbankan dalam melakukan ekspansi kredit properti harus mengedepankan prinsp kehati-hatian yang ketat agar tidak menjadi kredit bermasalah.
"Tren kenaikan harga produk sektor properti akan sangat bermanfaat bagi bank karena mendorong ekspansi kredit. Meski demikian, jika tidak diimbangi dengan aturan kehati-hatian yang memadai, karena ekspansi tanpa kehati-hatian akan meningkatkan risiko bisnis bank. Ekspansi kredit properti yang berlebihan dapat menciptakan risiko kredit macet dan secara agregat dapat menciptakan risiko sistemik dalam sistem keuangan suatu negara," pungkasya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!