Krisis Utang Pengembang Tiongkok Bisa Berdampak ke Indonesia
📅 Rabu, 31 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim RedaksiFokus utama mereka saat ini adalah menyelesaikan masalah domestik sehingga ekspansi Tiongkok dalam Belt and Road Initiative diperkirakan bisa terpengaruh. "Masalahnya, beberapa proyek strategis Indonesia bergantung pada pembiayaan Tiongkok. Dari sisi kinerja perdagangan perlu diwaspadai adanya kontraksi pada kinerja ekspor ke Tiongkok seiring dengan pelemahan konsumsi dan penjualan ritel di Tiongkok," kata Bhima.
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Aloysius Gunadi Brata, memperkirakan kolapsnya properti di Tiongkok belum akan berdampak langsung ke situasi finansial global.
"Hal ini karena sumber utang sektor properti ini terutama dari dalam negeri dan Tiongkok dipastikan mencari cara untuk melokalisir krisis tersebut kendati pemulihannya akan butuh waktu bertahun-tahun," katanya.
Indonesia, kata Aloysius, perlu mengantisipasi melemahnya ekspor ke Tiongkok akibat keraguan dan kekhawatiran konsumen Tiongkok untuk merealisasikan belanja mereka. "Seberapa lama kekhawatiran ini berlanjut, akan tergantung langkah-langkah pemerintah Tiongkok," tandas Aloysius.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, pengamat ekonomi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Surabaya, Leo Herlambang, memperkirakan Indonesia akan merasakan sejumlah dampak dari likuidasi Evergrande, sedangkan pada pasar modal di Indonesia akan semakin dalam beberapa hari ke depan.
"Jika dampaknya seperti yang dikatakan masif dan merusak, tentunya hari ini sudah akan terasa di market. Namun untuk melihat sejauh mana, mari kita tunggu dalam tiga hari akan semakin jelas.
Bagi Indonesia, pengaruhnya diperkirakan pada kurs mata uang dan surat-surat berharga. "Kalau untuk bursa, saat ini yang sudah merasakan dampak adalah Hang Seng dan Shanghai Stock Exchange. Bursa Shanghai sudah turum 2,3 persen," tegasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!