Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekjen PBB Serukan Bantuan untuk Gaza Tetap Tersalur

📅 Senin, 29 Jan 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Sekjen PBB Serukan Bantuan untuk Gaza Tetap Tersalur Doc: Antara/AA
Ket. Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres

NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, meminta negara-negara donor untuk menjamin penyaluran aliran bantuan ke Gaza setelah beberapa negara menghentikan pendanaan kepada badan tersebut untuk Palestina karena klaim bahwa beberapa staf badan pengungsi Palestina atauUnited Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA),ikut serta dalam serangan ke Israel pada 7 Oktober 2023.

Dikutip dari Channel Newa Asia (CNA), baru-baru ini sementara perselisihan mengenai UNRWA semakin dalam, pertempuran sengit di Jalur Gaza yang terkepung menyebabkan lebih banyak orang melarikan diri ke selatan menuju perbatasan Mesir.

UNRWA mengatakan pada hari Jumat pihaknya telah memecat beberapa pegawainya atas tuduhan yang tidak dijelaskan secara spesifik oleh Israel tentang keterlibatan beberapa stafnya dalam serangan Hamas pada 7 Oktober.

Negara-negara donor termasuk Jerman, Inggris, Italia, Australia, dan Finlandia pada hari Sabtu mengikuti jejak Amerika Serikat, yang mengatakan pihaknya telah menangguhkan pendanaan tambahan kepada badan tersebut atas tuduhan tersebut.

"Meskipun saya memahami kekhawatiran mereka, saya sendiri merasa ngeri dengan tuduhan ini, saya sangat menghimbau kepada pemerintah yang telah menghentikan kontribusi mereka, setidaknya untuk menjamin kelangsungan operasi UNRWA," kata Guterres dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, menyerukan kepada Ketua UNRWA, Philippe Lazzarini, untuk mundur setelah mengatakan sebelumnya badan tersebut "harus diganti dengan badan-badan yang didedikasikan untuk perdamaian dan pembangunan sejati" setelah perang paling berdarah di Gaza.

"Tuan Lazzarini harap mengundurkan diri," kata Katz di platform media sosial X pada Sabtu malam sebagai tanggapan atas unggahan kepala UNRWA yang memperingatkan bahwa pemotongan dana berarti operasi badan tersebut di Gaza hampir gagal.

Guterres mengatakan "tindakan menjijikkan" yang dilakukan beberapa staf UNRWA tidak berarti ribuan pekerja kemanusiaan lainnya terkena sanksi. "Kebutuhan mendesak dari masyarakat yang putus asa yang mereka layani harus dipenuhi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.