Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cuaca Buruk, Nelayan Agar Waspada Gelombang 4 Meter di Samudra Hindia

📅 Minggu, 28 Jan 2024, 11:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cuaca Buruk, Nelayan Agar Waspada Gelombang 4 Meter di Samudra Hindia Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Nelayan pesisir Perairan Samudera Hindia Selatan Banten saat menyandarkan perahu miliknya karena tinggi gelombang di perairan itu mencapai 4,0 meter.

SERANG -Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan tradisional agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan menyusul tinggi gelombang Perairan Samudra Hindia Selatan Banten yang mencapai 4.0 meter mulai berlaku hari ini.Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang Tatang Rusmana di Serang, Minggu (28/1) mengatakan, nelayan tradisional di pesisir Pantai Perairan Samudera Hindia Selatan Banten kurang bersahabat dengan ketinggian gelombang antara 2,5 meter sampai 4,0 meter (tinggi).Kondisi cuaca buruk tersebut cukup membahayakan bagi nelayan tradisional yang menggunakan perahu kecil dan bisa menimbulkan kecelakaan laut.Karena itu, pihaknya mengingatkan nelayan pesisir Perairan Samudra Hindia Selatan Banten meliputi Pantai Sumur, Ujungkulon, Cikeusik, Binuangeun, Tanjung Panto, Suka Hujan, Cibobos, Cihara, Panggarangan, Bayah, Pulomanuk, dan Sawarna dapat meningkatkan kewaspadaan tinggi gelombang di perairan itu.Selain itu juga nelayan di Perairan Selatan Banten dan Selat Sunda bagian Selatan tetap waspada dengan ketinggian gelombang 1,25 sampai 2,50 (sedang).Sementara cuaca wilayah Banten dan sekitarnya berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada siang hari dengan suhu udara rata-rata 24-34 derajat Celsius dan tingkat kelembapan 55-95 persen.Selain itu, kata dia, angin bergerak dari arah barat laut dengan kecepatan 5-30 kilometer per jam.Potensi hujan dengan intensitas ringan pada siang hari, antara lain Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Cilegon, dan Kota Tangerang Selatan.BMKG telah mengeluarkan peringatan dini waspada hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang terjadi di Kabupaten Lebak.Peluang cuaca buruk tersebut pada sore hari dan bisa menimbulkan bencana alam hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi.Penyeberangan Merak (Banten) dan Bakauheni (Lampung) relatif normal dan aman, karena tinggi gelombang Selat Sunda bagian utara mencapai 1,25 meter (rendah).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.