Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Isu Gender Terkait Erat dengan Kesehatan Reproduksi

📅 Sabtu, 27 Jan 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Isu Gender Terkait Erat dengan Kesehatan Reproduksi Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga.

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bintang Puspayoga, menyebut isu gender terkait erat dengan kesehatan reproduksi perempuan. Kesehatan reproduksi perempuan adalah hal penting bagi perempuan di Indonesia.

"Kesehatan reproduksi berkaitan dengan hal biologis dan non-biologis seperti pemenuhan hak reproduksi perempuan, ketidakmampuan perempuan dalam mengambil keputusan reproduksi, serta sikap dan perilaku di lingkungan sekitar yang cenderung mengutamakan laki-laki," ujar Bintang, dalam launching program BERANI II, di Jakarta, Kamis (25/1).

Bintang memastikan, telah banyak program dari berbagai pihak yang berkontribusi secara signifikan dalam mengatasi praktik kekerasan seperti female genital mutilation or cutting dan kesehatan reproduksi. Edukasi kesehatan reproduksi jadi kunci utama dalam memutus mata rantai perkawinan anak di Indonesia.

"Baik anak dan orang tua harus mengerti bahwa perkawinan anak memiliki dampak besar bagi anak mulai dari pendidikan, kesehatan, kemiskinan, dan kerentanan dalam mengalami kekerasan," jelasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Indonesia, UNFPA, UNICEF dan UN Women, didukung oleh Global Affairs Canada (GAC), meluncurkan fase II program "Better Reproductive Health and Rights for All in Indonesia" (BERANI II). Tujuannya untuk memastikan setiap perempuan dan anak perempuan mempunyai hak untuk hidup sehat, membuat pilihan atas masa depan mereka, dan untuk hidup bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

UNFPA Indonesia Representative, Hassan Mohtashami menerangkan, Program BERANI fase I dilaksanakan pada tahun 2018 hingga 2023 di 28 kota/kabupaten di 13 provinsi. Program tersebut telah mendukung Pemerintah Indonesia dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

"Melalui BERANI II, kita bekerja bersama untuk pemberdayaan dan kesejahteraan perempuan dan anak perempuan di Indonesia," katanya.

Dia menyebut, investasi oleh Pemerintah Indonesia dan seluruh mitra selama bertahun-tahun, termasuk melalui program BERANI, telah menghasilkan peningkatan kualitas hidup perempuan dan orang muda. Misalnya saja, angka kematian ibu telah turun dari 305 per 100.000 kelahiran hidup di tahun 2015 menjadi 189 di tahun 2020.

"Memajukan kesetaraan gender, menghapuskan kekerasan berbasis gender, dan memastikan perempuan dan anak perempuan dapat mengakses layanan dan informasi kesehatan reproduksi yang menyelamatkan nyawa adalah fondasi dari pembangunan sebuah negara," ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.