Pertama di AS, Alabama Eksekusi Mati Terpidana dengan Gas Nitrogen
📅 Jumat, 26 Jan 2024, 15:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: BBC/CBS
WASHINGTON - Negara bagian Alabama di AS bagian selatan pada Kamis (25/1) menghukum mati seorang terpidana pembunuh dengan menggunakan gas nitrogen, pertama kalinya metode kontroversial yang dikritik pembela hak asasi manusia digunakan di negara tersebut.
Kenneth Eugene Smith dinyatakan meninggal pada pukul 20.25 waktu setempat, menurut jaksa agung negara bagian.
"Keadilan telah ditegakkan. Malam ini, Kenneth Smith dihukum mati atas tindakan keji yang dilakukannya lebih dari 35 tahun lalu," demikian pernyataan Jaksa Agung Steve Marshall.
Smith (58) menunggu hukuman mati selama lebih dari tiga dekade setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan istri seorang pendeta pada tahun 1988.
Dia dihukum mati di Penjara Holman di Atmore,Alabamakarena hipoksia nitrogen, yang melibatkan pemompaan gas nitrogen ke dalam masker, menyebabkan dia mati lemas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut saksi mata media, dia "mulai menggeliat dan meronta-ronta selama kurang lebih dua hingga empat menit, diikuti sekitar lima menit napas berat," lapor outlet berita lokal AL.com.
Komisaris Departemen Pemasyarakatan Alabama John Hamm mengatakan kepada wartawan, tampaknya Smith "menahan napas selama yang dia bisa" dan ada "gerakan tak disengaja" dan terengah-engah, yang "diduga".
Tirai ruang saksi media dibuka pada pukul 19.53, kata AL.com, dan Smith dinyatakan meninggal kurang dari 35 menit kemudian.
Sebaiknya Anda baca juga:
Direktur eksekutif Pusat Informasi Hukuman Mati Robin Maher mengatakan sebelumnya, Alabama"menggunakan metode eksekusi yang belum teruji dan belum terbukti."
"Sejauh yang kami tahu, alat ini belum pernah digunakan untuk mengeksekusi siapa pun di Amerika Serikat, atau siapa pun di dunia," kata Maher kepada AFP.
Smith sempat gagal dieksekusi suntik mati pada November 2022, ketika petugas penjara tidak dapat memasang jalur intravena untuk memberikan suntikan mematikan.
Kata-kata terakhir Smith pada Kamis adalah, "Malam ini, Alabamamenyebabkan umat manusia mengambil langkah mundur," menurut afiliasi CBS lokal, reporternya menyaksikan eksekusi tersebut.
"Saya pergi dengan cinta, kedamaian dan cahaya... Saya mencintai kalian. Terima kasih telah mendukung saya. Saya mencintai kalian semua," kata Smith.
Menurut Departemen Pemasyarakatan Alabama, Smtih makan makanan terakhirnya berupa steak, kentang goreng, dan telur pada Kamis pagi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!