Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Penjabat Bupati Garut Telusuri Masalah Pungli di Tempat Wisata

📅 Kamis, 25 Jan 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Penjabat Bupati Garut Telusuri Masalah Pungli di Tempat Wisata Doc: ANTARA/Feri Purnama
Ket. Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin saat diwawancarai wartawan di Stasiun Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (24/1/2024).

Garut - Penjabat Bupati Garut Barnas Adjidin menyatakan siap menelusuri permasalahan pungutan liar (pungli) di tempat wisata yang selama ini menjadi pembahasan publik untuk selanjutnya bisa menentukan kebijakan dan tindakan tegas dalam menyelesaikan pungli di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Nanti kita akan coba di mana pungli, lalu tindakannya seperti apa, ini harus dikaji dulu," kata Barnas saat melaksanakan tugas hari pertama menjadi Penjabat Bupati Garut usai peresmian Kereta Api Papandayan di Stasiun Garut, Rabu.

Ia menuturkan Kabupaten Garut merupakan kawasan yang memiliki potensi pariwisata, sehingga harus dijaga agar memberikan kenyamanan, dan dikembangkan untuk kemajuan daerah.

Garut yang memiliki ciri khas daerah sebagai destinasi wisata itu, kata dia, harus ditunjang dengan berbagai fasilitas yang nyaman dan aman bagi pengunjung.

"Harus dipelihara tempat-tempat wisata ini, dan termasuk fasilitas yang dipakai misal parkir itu nanti bukan lagi dipungut bisa saja gratis," katanya.

Ia menegaskan munculnya persoalan Kabupaten Garut tentang pungutan liar yang mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya pengunjung di tempat wisata harus secepatnya dituntaskan secara tepat dan profesional.

Upaya menyelesaikan praktik pungli itu, kata dia, harus selesai dengan cara penindakannya profesional sesuai aturan yang berlaku bekerja sama dengan aparat yang berwenang.

"Harus cepat dan tepat tuntas, jangan sampai kita menindak tidak selesai, saya ingin tindakan kita itu profesional," katanya.

Ia menambahkan suatu kemajuan daerah itu dapat terwujud apabila masyarakatnya nyaman atau tidak ada praktik yang mengganggu rasa aman dan nyaman di masyarakat.

Ia mengajak semua elemen masyarakat maupun unsur pimpinan daerah untuk bersama-sama mengangkat potensi yang baik di Kabupaten Garut.

"Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri, bagaimana penindakannya profesional, jangan sampai kita melakukan tindakan yang nanti salah. Bekerja sama dengan aparat, forkopimda," katanya.

Sebelumnya, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin saat pelantikan Barnas Adjidin sebagai Pj Bupati Garut Selasa (23/1) meminta untuk menata pariwisata di Garut yang diketahui memiliki potensi sangat baik dan harus terus dikembangkan termasuk pemberantasan pungli agar bisa menjadi lokomotif ekonomi seperti kuliner, produk industri olahan, hingga potensi alamnya.

"Saya titipkan agar lakukan kembali penataan-penataan tempat pariwisata agar tidak tidak ada pungli di tempat wisata tersebut hingga jadikan kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke Garut," kata Bey.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

24 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.