Bogor Diminta Berantas Pungli di Tempat Piknik
📅 Rabu, 24 Jan 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor diminta untuk memberantas pungutan liar (pungli) di tempat-tempat wisata. "Kabupaten Bogor sebagai tujuan wisata harus menjadi tuan rumah yang ramah dan memberikan pengalaman positif kepada pengunjung," tutur Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, Selasa.
Dia berharap upaya pemberantasan pungli dilakukan dengan cara persuasif, sambil memberikan peluang usaha kepada masyarakat sekitar kawasan wisata. "Kita harus menjaga keramahan dan memberikan kesempatan masyarakat sekitar untuk mendapatkan manfaat keberadaan objek wisata," ujar Rudy.
Selain itu, pemerintah juga harus membangun infrastruktur jalur wisata. Banyak infrastruktur tak layak. Infrastruktur wisata yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
"Intinya, kami mendukung upaya pembenahan sektor wisata. Infrastrukturnya harus diperbaiki. Kesadaran masyarakat untuk menjadi tuan rumah yang ramah harus terus dibangun," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, segera membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di seluruh kawasan wisata Bogor. Menurut dia, pembentukan Pokdarwis bertujuan menghilangkan praktik pungli yang marak.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pokdarwis akan dioptimalkan. Saat ini tidak semua tempat ada Pokdarwisnya," kata Yudi. Dia menjelaskan bahwa dengan adanya Pokdarwis, pengelolaan pariwisata akan menjadi lebih teratur dan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar.
Disbudpar berkomitmen untuk memberantas pungli melalui pembentukan Pokdarwis tersebu. Dengan begitu, keberadaan objek wisata dapat memberikan dampak positif seluruh komunitas di Kabupaten Bogor.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!