Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disdik Perkuat Penerimaan Guru PPPK untuk Jawab Kekurangan Guru di Sorong

📅 Selasa, 23 Jan 2024, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disdik Perkuat Penerimaan Guru PPPK untuk Jawab Kekurangan Guru di Sorong Doc: ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu
Ket. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong Reinhard Simamora.

Sorong - Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya memperkuat penerimaan guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebagai upaya menjawab kekurangan guru dan mengoptimalkan peningkatan kualitas pendidikan di wilayah itu.

Kepala Disdik Kabupaten Sorong Reinhard Simamora di Sorong, Senin, menjelaskan kebutuhan tenaga pengajar di setiap jenjang pendidikan di daerah itu masih diperlukan guna mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah.

"Kita masih sangat butuh guru PPPK untuk mengisi kekurangan guru, baik di tingkat SD, SMP maupun SMA dan SMK," kata dia.

Dia memerincijumlah guru SD 785 orang, SMP 440 orang, SMA 228 orang, dan SMK 141 orang.

"Di tingkat SD kita butuh lagi 400 guru, kemudian SMP kita butuh 200 guru, SMA kita butuh 112 guru, dan SMK kita butuh 50 guru," katanya.

Ia mengatakan kebutuhan tenaga pengajar memang masih minim sehingga Dinas Pendidikan terus membuka peluang bagi guru untuk ikut di dalam program PPPK.

"Pembukaan penerimaan guru PPPK kita buka sejak 2021 hanya untuk guru SD dan SMP, sementara untuk SMA dan SMK saat itu masih di bawah naungan pemerintah provinsi," ujarnya.

Jumlah guru PPPK untuk SD dan SMP pada 2021 tercatat 297 orang terdiri atas 197 guru SD dan 100 untuk SMP.

"Kemudian di 2022 kita menerima guru PPPK masih untuk SD dan SMP berjumlah 150 orang," katanya.

Selain seleksi guru PPPK, Dinas Pendidikan Kabupaten Sorong mendapatkan tambahan guru PPPK untuk tingkat SMA/SMK yang merupakan pelimpahan guru SMA/SMK dari Provinsi Papua Barat sebanyak 57 orang.

"Pada 2023 juga kita buka penerimaan sebanyak 386 orang untuk guru SD, SMP, dan SMA/SMK. Dan sementara masih berproses. Penerimaan tahun 2023 ini yang paling banyak dari penerimaan tahun sebelumnya," kata dia.

Dia mengatakan bahwa sudah tiga tahun daerah setempat mengangkat guru PPPK, yakni pada 2021, 2022, dan 2023, dengan penyebaran lebih banyak ke tingkat pendidikan di daerah pinggiran karena memang membutuhkan tenaga guru.

"Intinya dari upaya ini tidak lain adalah mengoptimalkan proses belajar di setiap sekolah itu benar-benar berjalan maksimal sehingga nantinya kualitas pendidikan semakin baik ke depannya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.