Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Konflik Houthi-AS di Laut Merah Dikhawatirkan Tidak Terkendali

📅 Senin, 22 Jan 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Konflik Houthi-AS di Laut Merah Dikhawatirkan Tidak Terkendali Doc: KORAN JAKARTA/M FACHRI
Ket. Menlu Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud

WASHINGTON - Arab Saudi sangat khawatir ketegangan akibat serangan Houthi Yaman ke kapal-kapal yang berlayar di sekitar Laut Merah dan serangan Amerika Serikat (AS) terhadap sasaran Houthi dapat menjadi tidak terkendali dan meningkatkan konflik di wilayah tersebut.

"Kami sangat khawatir. Kami berada dalam masa yang sangat sulit dan berbahaya di kawasan ini, dan itulah mengapa kami menyerukan deeskalasi," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, dalam sebuah wawancara, Sabtu (20/1).

Serangan yang dilakukan oleh milisi Houthi yang bersekutu dengan Iran terhadap kapal-kapal di dalam dan sekitar Laut Merah selama beberapa minggu terakhir telah memperlambat perdagangan antara Asia dan Eropa dan meningkatkan perang di Gaza, sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi negara-negara besar.

Dikutip dari The Straits Times, Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengatakan kerajaannya percaya pada kebebasan navigasi dan ingin ketegangan di wilayah tersebut dikurangi.

"Kami tentu saja sangat percaya pada kebebasan navigasi. Dan itu adalah sesuatu yang perlu dilindungi. Namun, kita juga perlu melindungi keamanan dan stabilitas kawasan. Jadi, kami sangat fokus untuk meredakan situasi sebisa mungkin," katanya.

Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, mengatakan serangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap warga Palestina yang diserang Israel di Gaza.

Sejak minggu lalu, AS telah melancarkan serangan terhadap Houthi di Yaman, dan minggu ini mengembalikan milisi itu ke dalam daftar kelompok "teroris".

Presiden AS, Joe Biden, mengatakan pada 18 Januari bahwa serangan udara akan terus berlanjut meskipun dia mengakui bahwa mereka mungkin tidak dapat menghentikan serangan Houthi.

Risiko Konflik Meluas

Konfrontasi ini berisiko memperluas konflik di luar Gaza yang dikuasai Hamas. Tel Aviv melancarkan serangannya menyusul serangan kelompok itu terhadap Israel pada 7 Oktober, yang menurut para pejabat Israel menewaskan 1.200 orang.

Sementara itu, militer AS pada hari Sabtu, kembali melancarkan serangan terhadap pemberontak Houthi di Yaman, dengan menargetkan rudal anti-kapal yang siap diluncurkan.

Dikutip dari Barron, Washington berusaha mengurangi kemampuan militer Houthi yang didukung Iran, namun pemberontak Yaman terus melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah yang sudah berjalan lebih dari seminggu, dan berjanji untuk terus menargetkan kapal dagang yang memiliki hubungan dengan Israel.

"Sekitar pukul 04.00 waktu Sanaa (01.00 GMT), pasukan AS melakukan serangan udara terhadap rudal anti-kapal Houthi yang diarahkan ke Teluk Aden dan bersiap untuk diluncurkan," bunyi pernyataan dari Komando Pusat AS.

"Pasukan AS menganggap rudal tersebut merupakan ancaman bagi kapal dagang dan kapal Angkatan Laut AS di wilayah tersebut, dan kemudian menyerang dan menghancurkan rudal tersebut untuk membela diri."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Naomi Siap Hadapi Elise Mertens

1.5 jam yang lalu | Opik

Olahraga
Naomi Siap Hadapi Elise Mer...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.