Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Tentara Junta Lari ke India

31 Sabtu, 20 Jan 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ratusan Tentara Junta Lari ke India Ratusan Tentara Junta Lari ke India Doc: AFP
Ket. Pasukan Etnis | Anggota pasukan etnis sedang berpatroli di garis depan bentrokan dengan tentara junta di Negara Bagian Shan utara pada Desember lalu. Pada Kamis (18/1) dilaporkan sekitar 300 tentara junta lari melintasi perbatasan ke India untuk menghindari serangan pemberontak etnis  bersenjata. AFP

GUWAHATI - Sekitar 300 tentara junta Myanmar dilaporkan telah melintasi perbatasan ke India untuk menghindari serangan pemberontak bersenjata yang melawan junta negara tersebut, kata seorang perwira paramiliter India kepadaAFPpada Jumat (19/1).

Bentrokan telah mengguncang sebagian wilayah Myanmar di dekat perbatasan India sejak Tentara Arakan (AA) menyerang pasukan keamanan sejak November lalu, mengakhiri gencatan senjata yang sebagian besar telah dilaksanakan sejak kudeta militer tahun 2021.

Pekan ini, kelompok tersebut mengatakan mereka telah mengambil alih kota besar Paletwa dan enam pangkalan militer di sepanjang perbatasan Negara Bagian Mizoram, India, tempat para tentara menyeberang pada Rabu (17/1) lalu.

Sebanyak 276 tentara yang membawa senjata dan amunisi tiba di Desa Bondukbangsora, kata seorang petugas dari pasukan paramiliter Assam Rifles, yang menolak menyebutkan nama kepadaAFP.

"Kami telah memberi mereka perlindungan di kamp kami," kata dia seraya menambahkan bahwa tentara yang tiba diberikan semua dukungan yang mereka perlukan.

Petugas tersebut mengatakan bahwa unitnya sedang mengumpulkan data biometrik dari para tentara tersebut dan telah meminta persetujuan dari Kementerian Pertahanan di New Delhi untuk mengembalikan mereka ke Myanmar.

Ratusan tentara Myanmar lainnya telah melarikan diri ke India untuk menghindari pertempuran sejak gencatan senjata berakhir pada November, menurut laporan media lokal.

Dua pesawat militer Myanmar kabarnya telah tiba di Aizawl, ibu kota Negara Bagian Mizoram, untuk mengumpulkan dan memulangkan tentara yang mundur dari konflik.

Pada Oktober lalu, aliansi AA dan dua kelompok bersenjata etnis minoritas lainnya melancarkan serangan gabungan di seluruh Negara Bagian Shan di utara Myanmar, merebut kota-kota dan merebut pusat perdagangan penting di perbatasan Tiongkok.

Pekan lalu, aliansi tersebut mengumumkan gencatan senjata yang dimediasi Tiongkok di Negara Bagian Shan setelah konflik berbulan-bulan yang menjadi ancaman terbesar bagi junta sejak mereka merebut kekuasaan.

Perjanjian tersebut tidak berlaku di wilayah dekat perbatasan India di mana pertempuran antara militer dan pemberontak masih berlangsung.

Kemenangan Tentara Arakan

Sementara itu kantor beritaRadio Free Asia(RFA) pada Kamis (18/1) melaporkan bahwa Tentara Arakan berhasil merebut kendali atas 2 kamp junta besar di Negara Bagian Rakhine

dan hampir 300 tentara infanteri junta telah menyerah di Kyauktaw beberapa hari setelah batalion artileri di dekatnya menyerah.

"Hampir 300 tentara junta menyerah kepada Tentara Arakan pekan ini ketika kelompok pemberontak etnis tersebut menguasai kamp militer besar Myanmar di Negara Bagian Rakhine utara," kata penduduk kepadaRFA.

Kemenangan Tentara Arakan di Kota Kyauktaw pada Selasa (16/1) lalu terjadi dua hari setelah mereka merebut batalion artileri di dekatnya, kata seorang penduduk yang tidak mau disebutkan namanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
Megapolitan
Bantuan 72 Alat Peraga Eduk...
Daerah
Disnakeswan Mimika Kembangk...
Daerah
Gunung Karangetang di Pulau...
Advertisement
Bangga Jadi WNI tetapi 75 Persen Pemuda Indonesia Ingin Kerja di Luar Negeri

Bangga Jadi WNI tetapi 75 Persen Pemuda Indonesia Ingin Kerja di Luar Negeri

30 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.