Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhiri Kunjungan di Sulut, Atikoh Ganjar Pranowo Silaturahmi ke Tokoh Lintas Agama

📅 Kamis, 18 Jan 2024, 00:04 WIB | Oleh:
Akhiri Kunjungan di Sulut, Atikoh Ganjar Pranowo Silaturahmi ke Tokoh Lintas Agama Doc: Koran Jakarta/Henri Pelupessy
Ket. Siti Atikoh Suprianti, istri Capres Ganjar Pranowo menggelar acara silaturahmi, dengan tokoh lintas agama se-Sulwesi Utara (Sulut), di Kolongan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Rabu (17/1).

MINAHASA UTARA - Siti Atikoh Suprianti, menggelar acara silaturahmi dengan tokoh lintas agama se-Sulwesi Utara (Sulut), di Kolongan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Rabu (17/1). Pada kesempatan itu, Atikoh menegaskan, Indonesia berdiri atas semangat keragaman untuk bersatu.

Mulanya istri calon Presiden RI Ganjar Pranowo itu, menyampaikan sejarah berdirinya Indonesia, tak lepas dari keberagaman untuk bersatu. Hal itu bisa dilihat dari lambang negara yakni Bhineka Tunggal Ika.

Semangat persatuan itu, kata Atikoh, juga menjadi spirit yang dibawa pasangan Ganjar-Mahfud. Khususnya untuk mencapai kesejahteraan tak hanya segi finansial, ekonomi, jasmani atau sosial, tapi juga dari rasa keamanan dan kedamaian dalam beribadah.

"Seluruh masyarakat harus mendapatkan haknya dalam beribadah dan dalam mereka mengembangkan diri," katanya didampingi Rita Tamuntuan, istri Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulut, Olly Dondokambey.

Sarjana Teknologi Pertanian lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu mengatakan, apa yang akan dilakukan ke depan selalu berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Berkaca dari pengalaman mendampingi Ganjar saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah selama dua periode, suaminya selalu membersamai kelompok marjinal.

"Anak-anak, lansia, perempuan, kelompok-kelompok marjinal, dan elemen masyarakat yang selama ini suaranya kurang didengar, misalnya difabel, kaum yang termarjinalkan itu harus kita perhatikan benar-benar," ungkap Atikoh.

Ia mengibaratkan keberagaman seperti alat musik angklung, yang akan terdengar harmoni keindahan nada setelah dimainkan secara bersama-sama.

"Tetapi bila angklung itu diketuk bersamaan, akan menciptakan harmoni keindahan dan kedamaian. Dan bagaimana agar angklung itu tercipta menjadi sebuah suara yang indah? Tentu dibutuhkan sekali seorang pemimpin dari pemain-pemain angklung," ungkap Atikoh.

Atikoh mengatakan, seorang pemimpin harus bisa mengayomi seluruh lapisan masyarakat secara menyeluruh. Sehingga setiap individu bisa hidup bersama, saling toleransi, dan memahami.

"Toleransi tercipta bila masing-masing paham perbedaan dan bagaimana mengharmonikan itu semua," tegas Atikoh.

Acara itu dihadiri lengkap perwakilan tokoh lintas agama se-Sulawesi Utara dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), MUI, NU, Muhammadiyah, perwakilan Sinode, umat Katolik, hingga umat Hindu, dan Khonghucu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.