Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Usulkan Rencana untuk Bangun Kembali Kepercayaan Global

📅 Rabu, 17 Jan 2024, 16:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok Usulkan Rencana untuk Bangun Kembali Kepercayaan Global Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang.

ISLAMABAD - Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang, Selasa (16/1), mengusulkan strategi lima poin untuk "membangun kembali kepercayaan global", dan mengatakan bahwa negaranya akan "membuka pintu semakin luas" bagi dunia luar.

Ketika berbicara dalam sesi pembukaan Forum Ekonomi Dunia ke54 di Davos, Swiss, Li membahas tantangan yang dihadapi perekonomian dunia serta kebijakan kerja sama negaranya dengan negara lain.

Sambil mengusulkan rencana lima poin, Li mengatakan dunia perlu memperkuat koordinasi kebijakan ekonomi makro untuk "membangun sinergi yang lebih besar" untuk pertumbuhan global.

Saat membuat dan melaksanakan kebijakan makro, negara-negara di seluruh dunia, terutama negara-negara maju, harus meningkatkan dialog dan komunikasi, serta mengambil langkah-langkah yang lebih terkoordinasi dan efektif, katanya.

Forum tahunan ke-54 tersebut dimulai pada Senin (15/1) di Davos, Swiss, dengan tema "Membangun Kembali Kepercayaan."

Lebih dari 2.800 peserta dari 120 negara menghadiri konferensi tingkat tinggi tersebut, yang akan berakhir pada Jumat (19/1).

Perdana menteri Tiongkok tersebut menekankan penguatan spesialisasi dan kolaborasi industri internasional untuk menjaga rantai industri dan pasokan global tetap stabil dan lancar.

Dia menyerukan penguatan kerja sama dalam pembangunan ramah lingkungan untuk "mengatasi perubahan iklim di seluruh dunia yang merupakan tantangan besar yang dihadapi dunia saat ini."

Li menekankan penguatan kerja sama utara-selatan dan selatan-selatan untuk membangun perekonomian dunia yang bermanfaat secara universal dan inklusif.

Saat menyebutkan "kebijakan kerja sama dengan dunia" yang diusung negaranya, Li mengatakan, "Tidak peduli bagaimana situasi dunia berubah, Tiongkok akan selalu mematuhi kebijakan dasar nasional yaitu keterbukaan."

Sementara itu, Presiden Tiongkok Xi Jinpingpada Selasa (16/1) menekankan "komitmen" terhadap jalur pembangunan keuangan dengan "karakteristik Tiongkok dan meningkatkan pembangunan sektor keuangan berkualitas tinggi."

Pernyataan itu dia sampaikan ketika berpidato dalam sesi belajar Partai Komunis Tiongkok di Beijing, menurut sebuah pernyataan resmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.