Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekalian Mau Liburan Ini, KPU Jember Catat Warga Pindah Memilih Keluar Daerah Lebih Banyak

📅 Rabu, 17 Jan 2024, 06:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekalian Mau Liburan Ini, KPU Jember Catat Warga Pindah Memilih Keluar Daerah Lebih Banyak Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Jember
Ket. Foto dok. Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Jember Ahmad Hanafi saat memberikan sosialiasi Pemilu 2024.

Jember - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Jember, Jawa Timur, mencatat jumlah warga yang mengurus pindah memilih keluar daerah untuk Pemilu 2024 lebih banyak dibandingkan warga yang mengurus pindah memilih masuk ke Kabupaten Jember.

"Berdasarkan data, jumlah warga yang sudah mengurus pindah memilih sebanyak 5.647 orang, dengan rincian sebanyak 1.767 orang mengurus pindah masuk Jember dan 3.880 orang mengurus pindah memilih keluar Jember," kata anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten JemberAhmadHanafi saat dikonfirmasi di Jember, Selasa.

Ia mengatakan pengurusan pindah memilih bisa dilakukan dengan datang langsung ke sekretariat panitia pemilihan kecamatan (PPK) atau KPU Jember sejak daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 ditetapkan secara nasional hingga batas akhir pada Senin (15/1) pukul 23.59 WIB.

"Ada sembilan kategori yang diperkenankan mengurus pindah memilih, di antaranya belajar atau kuliah di luar kota, bekerja di luar kota dan pindah domisili, namun sebagian besar yang mengurus pindah memilih masuk ke Jember adalah mahasiswa," tuturnya.

Meski pengurusan pindah memilih sudah ditutup pada Senin (15/1) pukul 23.59 WIB, KPU Jember masih memberikan kesempatan kepada warga yang akan mengurus pindah memilih hingga H-7 pemungutan suara atau sejak 16 Januari hingga 7 Februari 2024 dengan ketentuan yang berlaku.

"Hal itu sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi. Pengurusan itu hanya diperuntukkan bagi empat kategori," ucap Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Jember itu.

Mereka adalah yang menjalankan tugas di tempat lain, menjalani rawat inap atau mendampingi pasien rawat inap, menjadi tahanan di rumah tahanan (rutan) atau lembaga pemasyarakatan, dan tertimpa bencana alam.

Ia menjelaskan bagi warga yang mengurus pindah memilih akan ditempatkan di tempat pemungutan suara (TPS) terdekat dengan domisilinya. Namun, apabila TPS tersebut penuh maka akan digeser ke TPS lainnya.

Jumlah warga yang masuk DPT Pemilu 2024 di Jember sebanyak 1.972.216 orang, terdiri atas 997.449 orang pemilih perempuan dan 974.767 orang pemilih laki-laki yang tersebar di 248 desa/kelurahan dengan 7.706 tempat pemungutan suara (TPS).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Dua Petenis Terus Bersaing Menuju Nomor Satu Dunia

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

32 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

41 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.