Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KPK Tiongkok Janji Gencarkan Upaya Pemberantasan Korupsi

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 00:00 WIB | Oleh:
KPK Tiongkok Janji Gencarkan Upaya Pemberantasan Korupsi Doc: OLEH MINH HOANG/POOL/AFP
Ket. Presiden Tiongkok Xi Jinping

BEIJING - Komisi Pusat untuk Inspeksi Disiplin atau Central Commission for Discipline Inspection (CCDI) Tiongkok, pada Rabu (10/1), melipatgandakan janji pemeberantasan korupsi demi melaksanakan perintah Presiden Tiongkok, Xi Jinping, untuk menangkap pejabat yang korup dan tidak setia.

Dikutip dari The Straits Times, badan pengawas anti-korupsi dan disiplin politik Partai Komunis tersebut mengeluarkan pernyataan di tengah penyelidikan dugaan suap seputar pengadaan militer.

Xi telah menjalankan kampanye anti-korupsi yang keras dan menyeluruh sejak mengambil alih kekuasaan pada tahun 2012 dan baru-baru ini menyatakan kemenangan luar biasa dalam tindakan keras tersebut sambil berjanji untuk terus menekan.

"Kita tidak boleh mundur, bermalas-malasan atau menunjukkan belas kasihan dalam perjuangan kita melawan korupsi," katanya pada pertemuan CCDI pada Senin.

Dalam komunikenya pada hari Rabu, CCDI menjanjikan upaya tanpa henti untuk melaksanakan seruan Xi agar para pejabat partai yang berkuasa terus-menerus memeriksa diri mereka sendiri untuk kemungkinan adanya pelanggaran.

"Fokus pada loyalitas politik dan keamanan politik dan menghilangkan bahaya politik yang tersembunyi pada waktu yang tepat," kata CCDI.

Xi memandang upaya pemberantasan korupsi sebagai sebuah pencapaian politik yang penting, namun para kritikus mengatakan kampanye tersebut digunakan untuk membersihkan lawan-lawan politiknya dan tidak mengatasi akar penyebab korupsi, seperti upah rendah dan kekuasaan yang tidak terkendali dari pejabat negara yang ditunjuk oleh partai tersebut.

Tidak Independen

Partai yang berkuasa tidak membuka diri terhadap audit atau investigasi eksternal dan para kritikus mengatakan bahwa sistem peradilan tidak independen.

Hal ini sejalan dengan seruan Xi untuk memfokuskan upayanya di sektor-sektor termasuk keuangan, energi, infrastruktur, dan layanan kesehatan.

Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada Senin (8/1), bersumpah untuk meningkatkan tindakan keras terhadap korupsi di sektor-sektor utama, termasuk keuangan, energi dan infrastruktur. Xi telah melancarkan kampanye sengit melawan korupsi sejak mengambil alih kekuasaan.

"Upaya yang lebih kuat untuk memerangi korupsi di keuangan, perusahaan milik negara, energi, obat-obatan dan infrastruktur," ujarnya memberi perintah, dalam pidatonya di hadapan badan anti-korupsi Partai Komunis Tiongkok, seperti yang dilaporkan kantor berita negara Xinhua.

"Kemenangan luar biasa telah diraih dalam pemberantasan korupsi, dengan kemajuan yang terkonsolidasi sepenuhnya selama sepuluh tahun terakhir," lanjut Xi.

"Namun, situasinya masih buruk dan rumit. Kita harus sepenuhnya menyadari perkembangan baru dalam pemberantasan korupsi dan tempat berkembang biak serta kondisi korupsi," katanya memperingatkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

53 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.