Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Industri Kosmetik Perlu Optimalkan Pasar Global

📅 Jumat, 12 Jan 2024, 08:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Industri Kosmetik Perlu Optimalkan Pasar Global Doc: istimewa

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendorong industri kosmetik memanfaatkan peluang pasar global yang sangat besar. Apalagi saat ini, industri kosmetik dalam negeri sedang tumbuh dan diharapkan fenomena ini linear dengan ekspansi ke pasar global.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Didi Sumedi mengatakan, peluang pasar kosmetik dunia masih sangat besar. Pendapatan (revenue) sektor kosmetik diproyeksikan mencapai 108,4 miliar dollar AS pada 2024 serta diprediksi tumbuh sebesar rata-rata 4,43 persen per tahun pada 2024-2028.

Karena itu, pelaku usaha kosmetik Indonesia perlu memanfaatkan peluang pasar kosmetik dunia yang cukup prospektif untuk digarap. "Kemendag melalui perwakilan dagang Indonesia di luar negeri akan terus memberikan dukungan dan fasilitasi bagi pelaku usaha kosmetik Indonesia untuk memasuki pasar ekspor di negara mitra," ucapnya di Jakarta, Kamis (10/1).

Kemendag terus mendorong pembukaan akses pasar ke negara mitra melalui fasilitasi pameran dagang internasional, misi dagang, penjajakan kesepakatan bisnis, maupun pemanfaatan perjanjian dagang melalui Free Trade Agreement (FTA), Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), dan Preferential Trade Agreement (PTA) sebagai jalan tol bagi ekspor Indonesia ke negara mitra dagang.

Dalam peningkatan daya saing produk ekspor, Kemendag juga memfasilitasi pelaku usaha kosmetik Indonesia melalui sertifikasi Current Good Manufacturing Practice (GMP) dan Halal.

Didi mengungkapkan, industri kosmetik Indonesia sedang tumbuh. "Hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah pelaku usaha kosmetik Indonesia sebesar 11,4 persen pada 2022 dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, keuntungan sektor kosmetik Indonesia tahun 2024 diperkirakan mencapai USD 1,94 miliar dan diproyeksikan meningkat sebesar 5,53 persen per tahun," tambah Didi.

Adapun Kemendag baru saja melepas ekspor perdana produk kosmetik produksi PT Wahana Kosmetika Indonesia (PT WKI) asal Sidoarjo dengan merek Azarine ke Malaysia senilai 7 juta ringgit Malaysia atau setara 23,25 miliar rupiah. Pelepasan ekspor kosmetik Azarine berlangsung di Pergudangan Gedangan Permai Sidoarjo, Jawa Timur awal pekan ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.