Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar Sebut Kalau Format Debat Capres-Cawapres Diubah Akan Lebih Menarik

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 14:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Sebut Kalau Format Debat Capres-Cawapres Diubah Akan Lebih Menarik Doc: antarafoto
Ket. Ganjar Pranowo

TEGAL - Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menilai jika format debat capres-cawapres Pemilu 2024 diubah, maka akan membuat media kampanye itu menjadi lebih hidup atau menarik.

"Malah, kalau diubah debat akan lebih menarik," kata Ganjar di sela-sela kampanye di Kota Tegal, Jawa Tengah, Kamis (11/1).

Ganjar mengatakan hal itu untuk menanggapi opini Presiden Joko Widodo yang mengatakan format debat capres-cawapres sebaiknya diubah dengan menghadirkan rambu-rambu supaya debat bisa lebih hidup.

Dia menilai format debat capres-cawapres Pemilu 2024 yang berlangsung saat ini justru menampilkan kuota pertanyaan dan jawaban, di mana bertanya dua kali hanya dijawab satu kali.

Terkait hal itu, Ganjar berharap format debat diubah dengan menggunakan kuota waktu. "Ini kan kuotanya jawaban pertanyaan, bertanya apa dua kali, dijawab sekali, begitu, ya. Menurut saya, kasih waktu saja, debat hari ini, katakan 3 menit, maka 3 menit bisa bersahut-sahutan," jelas Ganjar.

Dia mengaku senang bila saat debat, para kandidat capres-cawapres dapat saling bersahutan mengonfirmasi argumen satu dengan lainnya. Menurut Ganjar, format debat seperti itu akan jauh lebih menarik.

"Kemarin, ketika Pak Prabowo tanya apa itu kan diperingatkan oleh host gitu waktu tanya ke saya. Pak Prabowo diam dulu, tetapi buat saya nggak (apa-apa), silakan saja wong saya senang kok konfirmasi seperti itu," jelas Ganjar.

Kendati demikian, dia menegaskan akan tetap mematuhi format yang sudah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "KPU saya kira sudah mengambil sikap. Saya ikut aturannya saja," ujar Ganjar.

Sebelumnya, Rabu (10/1), anggota KPU RI August Mellaz menyebut format debat capres-cawapres sudah disusun secara optimal karena memberi kesempatan bagi masing-masing calon untuk menyampaikan gagasannya.

"Bagi saya begini, apa yang sudah kami susun, kami rasa sudah optimal. Untuk format, alur, segmen, termasuk waktu, tidak mengalami perubahan. Kalau ada pihak-pihak lain yang berkeberatan atau mengusulkan format lain silakan dilakukan, tapi KPU posisinya di situ," kata Mellaz di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (10/1).

Format debat capres-cawapres Pemilu 2024 yang telah berlangsung tiga kali itu disusun bersama dengan tim pasangan calon, sehingga telah mengakomodasi usulan dari masing-masing tim.

Rangkaian debat capres-cawapres masih berlangsung dua kali lagi, yakni pada tanggal 21 Januari 2024 dan 4 Februari 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.