Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD DKI Minta Masyarakat Waspadai Rob di 10 Lokasi di Jakarta

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 16:10 WIB | Oleh:
BPBD DKI Minta Masyarakat Waspadai Rob di 10 Lokasi di Jakarta Doc: ANTARA/HO-Jurnalis Jakarta Utara
Ket. Sejumlah warga RW 01 Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara merasakan ketinggian banjir pesisir (atau) rob mencapai 50 centimeter pada Senin (8/1/2024) pagi hingga petang sekitar pukul 15.00 WIB baru surut. Genangan air tersebut dipicu oleh curah hujan yang tinggi serta puncak pasang maksimum air laut.

JAKARTA -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta masyarakat mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob di 10 lokasi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

"Potensi banjir pesisir (rob) pada 8-13 Januari 2024. Potensi rob itu diperkirakan terjadi pada pukul 07.00-11.00 WIB," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Senin.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kelas I Tanjung Priok, ada 10 lokasi yang berpotensi rob. YakniKamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke (Jakarta Utara) dan Kamal (Jakarta Barat).

BPBD DKI Jakarta mengingatkan warga yang tinggal di daerah itu agar lebih waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan terjadinya banjir pesisir.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut.

Informasi banjir terkini dapat dipantau melalui laman https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt.

"Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112," kata Isnawa.

Selain rob, BPBD DKI juga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi di antaranya banjir, angin kencang, tanah longsor hingga pohon tumbang yang dipicu curah hujan tinggi.

Berdasarkan data BMKG, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari-Februari 2024.

Untuk mengantisipasi banjir rob dan banjir akibat curah hujan tinggi, BPBD DKI menggandeng Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dan instansi terkait lain untuk penanganan bencana.
Selain personel, pihaknya juga menyiagakan ratusan pompa stasioner dan pompa keliling untuk menyedot banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.