Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dishub Sebut Layanan BRT Mudahkan Mobilitas Warga Pelosok Kota Cirebon

📅 Minggu, 07 Jan 2024, 06:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dishub Sebut Layanan BRT Mudahkan Mobilitas Warga Pelosok Kota Cirebon Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Sejumlah penumpang saat melakukan perjalanan menuju beberapa destinasi menggunakan layanan transportasi BRT di Kota Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (6/1/2024).

Cirebon - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Jawa Barat, menyebutkan saranatransportasiBus Rapid Transit(BRT) sudah menjangkau lokasi pelosok sehingga membantu mobilitas warga di daerah itu.

Kepala Dishub Kota Cirebon Andi Armawan di Cirebon, Sabtu, mengatakan kawasan itu merupakan Kelurahan Argasunya yang lokasinya jauh dari pusat pemerintahan kota setempat.

Oleh karena itu, menurut dia, hadirnya sarana transportasi yang terintegrasi seperti layanan BRT dapat membantu warga di Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon, untuk bepergian dari satu tempat ke tempat lain dengan biaya terjangkau.

"Rute yang menguntungkan itu ke Argasunya. Masyarakat sudah bisa merasakan pelayanan transportasi keliling kota dengan biaya Rp5.000 (umum)," katanya.

Andi menyebutkan selain biaya perjalanannya murah, di tiga unit busBRT yang kini beroperasi sudah dilengkapi dengan fasilitas modern sehingga penumpang lebih nyaman saat bepergian.

Selain itu, pihaknya akan menambah jumlah trayek layanan BRT sehingga rute perjalanannya tidak hanya berada di kawasan dalam Kota Cirebon.

'Khusus BRT kami sedang kembangkan jalur lain agar tidak hanya di dalam kota saja. Rute sekarang masih 38 kilometer," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan layanan BRT di Kota Cirebon pun dimanfaatkan warga untuk kegiatan tamasya. Misalnya pada akhir pekan, tingkat okupansi dari tiga bus yang beroperasi selalu di atas 50 persen.

Andi menganggap hal tersebut terdengar wajar, karena pengoperasian layanan BRT itu secara umum memang menjangkau beberapa titik strategis di Kota Cirebon.

"Tingkat okupansi dari koridor bisa penuh kalau 'weekend'. Di atas 50 persen untuk berwisata," tuturnya.

Meski layanan BRT sudah lama ada, namun pihaknya mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan pada sarana transportasi tersebut. Salah satunya belum pengoperasian armada BRT di Kota Cirebon belum optimal.

Andi menambahkan permasalahan itu tengah dikaji secara serius untuk mencari solusi efektif, sehingga jangkauan dan armada BRT yang beroperasi dapat bertambah banyak.

"Cukup sayang dengan angka Rp1,5 miliar belum bisa memungkinkan 10 bus BRT mengaspal. Kita nanti gandeng provinsi," ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.