Rawan Koreksi Lanjutan
📅 Kamis, 04 Jan 2024, 08:27 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren negatif, hari ini (3/1). Pergerakan IHSG akan dipengaruhi pergerakan harga komoditas dunia dan rilis data indeks PMI manufaktur Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan akan terkontraksi.
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana memperkirakan pergerakan IHSG dalam perdagangan, Kamis (4/1) rawan terkoreksi dengan support di 7.245 dan resistance di 7.321.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (3/1) sore, ditutup melemah seiring pelaku pasar masih wait and see risalah The Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada Rabu (3/2) waktu Amerika Serikat (AS).IHSG ditutup melemah 44,50 poin atau 0,61 persen ke posisi 7.279,09. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,05 poin atau 0,62 persen ke posisi 973,37.
"Pasar menilai risalah itu tentunya akan memberikan gambaran akan kebijakan moneter The Fed sehubungan dengan suku bunga acuannya," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Di sisi lain, pasar juga mencermati kenaikan imbal hasil (yield) US Treasury 10 tahun berada di atas 4,0 persen, yang membuat kekhawatiran pasar menjelang risalah The Fed, sehingga membuat pasar berspekulasi The Fed mungkin enggan untuk menghentikan upaya melawan inflasi terlalu cepat. Sementara itu, Bank Dunia memberikan peringatan kepada negara berkembang terkait utang negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berdasarkan Laporan Utang Internasional 2023, Bank Dunia memberikan peringatan akan bahaya yang dihadapi negara-negara berpendapatan rendah dan menengah, khususnya negara-negara termiskin terkait utang yang semakin melonjak.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 0,35 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!