Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Waspada hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir di Sumut

📅 Kamis, 04 Jan 2024, 16:10 WIB | Oleh:
BMKG: Waspada hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir di Sumut Doc: ANTARA/Kiki Cahyadi
Ket. Ilustrasi - Pengemudi becak motor (betor) menembus air yang menggenang di Jalan Denai, Medan, Sumatera Utara.

Medan -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar waspada potensi terjadinya hujan dengan intensitas lebat di sebagian wilayah Sumatera Utara (Sumut) yang dapat menyebabkan banjir dan longsor.

Prakirawan BBMKG Wilayah 1 Medan Utami Al Khairiyah, Kamis, mengatakan dalam dua hari ke depan sebagian wilayah di Sumut berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di pegunungan, lereng barat, hingga pantai barat Sumatera Utara yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologis, seperti banjir dan longsor," katanya.

Secara umum cuaca di Sumut, kata dia, dalam dua hari ke depan pada pagi hari rata-rata cerah berawan.

Namun pada siang dan sore hari diprakirakan berawan dan berpotensi hujan ringan hingga lebat di sebagian besar wilayah Sumut.

Pihaknya memprakirakan hujan lebat pada siang dan sore hari terjadi di Gunung Sitoli, Nias Selatan, Dairi, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Mandailing Natal, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, serta Mandailing Natal dan sekitarnya.

Sementara pada malam hari, lanjutnya, berpotensi hujan ringan hingga lebat di seluruh wilayah Sumatera Utara. Hujan dengan intensitas lebat berpotensi terjadi di Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, serta Mandailing Natal dan sekitarnya.

Pada dini hari, kata dia, berawan di seluruh wilayah Sumut, Sementara suhu udara 16-32.0 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60-95 persen dan angin berhembus dari timur laut-tenggara dengan kecepatan 10 - 30 km/jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.